Jumat, 17 April 2026

VIRUS CORONA DI BINTAN

Corona di Bintan Serang Ponpes Lagi, Lima Positif Masih Satu Klaster, Rerata Bergejala

Kadinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni membenarkan ada penambahan tujuh pasien baru Covid-19. Lima di antaranya masih klaster Ponpes Mambaus Sholihin

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Corona di Bintan Serang Ponpes Lagi, Lima Positif Masih Satu Klaster, Rerata Bergejala. Foto Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni 

Di mana ada 13 warga Tanjunguban yang dilaporkan baru terpapar covid-19, sedangkan satu lagi warga Tanjungpinang.

"Pasien ini juga sudah menjalani isolasi mandiri,"ungkapnya.

Covid-19 di Bintan tambah tiga orang hingga 18 Desember 2020. Tampak tim medis Dinkes Bintan memberikan surat suara terhadap pasien covid-19 saat Pilkada Bintan 2020. Ist
Covid-19 di Bintan tambah tiga orang hingga 18 Desember 2020. Tampak tim medis Dinkes Bintan memberikan surat suara terhadap pasien covid-19 saat Pilkada Bintan 2020. Ist (TribunBatam.id/Istimewa)

Dengan adanya penambahan kasus yang terus bertambah setiap harinya,Gama menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dengan penyebaran Covid-19 saat ini.

Pasalnya, kasus covid-19 masih terus bertambah di Kabupaten Bintan dan belum berakhir.

"Saya mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta jangan berkerumun.

Ini demi kebaikan kita bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.

Perjuangan Ponpes Darussilmi Lawan Corona

Kasus Covid-19 di Bintan hingga kini terus bertambah di Kabupaten Bintan.

Total kasus Covid-19 di Bintan sudah mencapai 293 kasus per 24 November 2020.

Jumlah kasus Covid-19 di Bintan ini mengalami peningkatan juga dari klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Darussilmi Bintan di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.

Awal mula masuknya Covid-19 ke lingkungan pondok sempat diduga berasal dari luar pondok pada September 2020.

Saat itu, 10 santri dilaporkan positif terjangkit Covid-19 tersebut.

Hal itu diduga terjadi ketika peringatan Tahun Baru Islam, sebagian wali santri berkunjung ke pondok mengunjungi anak-anaknya yang sedang mondok.

TERPAPAR CORONA-Sejumlah santri di Ponpes Darus Ilmi Toapaya, Bintan terpapar Corona. Foto: Suasana saat Camat Toapaya Nepy Purwanto bersama jajarannya mendatangi Ponpes DarussIlmi Toapaya.
TERPAPAR CORONA-Sejumlah santri di Ponpes Darus Ilmi Toapaya, Bintan terpapar Corona. Foto: Suasana saat Camat Toapaya Nepy Purwanto bersama jajarannya mendatangi Ponpes DarussIlmi Toapaya. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Dari pertemuan itulah, Covid-19 masuk dan menyebar begitu cepat dan menjangkiti sekitar 86 orang santri dan pengurus Ponpes Darussilmi Toapaya.

Akibat banyaknya santri terjangkit Covid-19, proses belajar mengajar di Ponpes Darussilmi Bintan di Kecamatan Toapaya sempat terhambat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved