VIRUS CORONA DI BINTAN
Corona di Bintan Serang Ponpes Lagi, Lima Positif Masih Satu Klaster, Rerata Bergejala
Kadinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni membenarkan ada penambahan tujuh pasien baru Covid-19. Lima di antaranya masih klaster Ponpes Mambaus Sholihin
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
Dengan adanya penambahan kasus Covid-19, Gama mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dengan penyebaran Covid-19 saat ini.
Pasalnya, kasus covid-19 masih terus bertambah di Bintan dan belum berakhir.
"Saya mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta jangan berkerumun.Ini demi kebaikan kita bersama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tutupnya.
15 Santri Tertular Covid-19
Diberitakan, setelah Ponpes Darussilmi yang sukses berhasil berjuang melawan Corona di Bintan, kini giliran Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Sebanyak 15 kasus positif covid-19 di Bintan berasal dari Pondok Pesantren Mambaus Sholihin.
Mereka merupakan bagian dari penambahan 29 kasus baru Virus Corona di Bintan hingga Senin (7/2).
Sementara 13 kasus lainnya berasal dari warga Kecamatan Bintan Utara dan satu warga Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Kadinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni membenarkan penambahan 29 kasus baru covid-19 di Bintan itu.
Ia menyebut jika 15 kasus Corona di Bintan tepatnya di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin merupakan klaster baru.
Gama mengungkap jika 15 santri yang dinyatakan covid-19 di Bintan itu tepapar dari salah seorang pasien yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19 berinsial H.
"Semua terpapar santriwati usia antara 12 hingga 18 tahun, mereka terpapar dari satu orang,” tuturnya, Senin (8/2/2021).
Lanjutnya,15 santriwati yang terpapar Covid-19 juga mengalami gejala yang beragam antara lain demam, batuk, pilek maupun gejala-gejala lainnya.
"Saat ini, 15 santriwati tersebut menjalani isolasi di LPMP Ceruk Ijuk, Toapaya, Bintan,"terangnya.
Gama juga menyebutkan, untuk 14 pasien lainya sebagian besar didominasi warga Tanjunguban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1502kadinkes-bintan-gama-af-isnaeni.jpg)