Selasa, 5 Mei 2026

Apa Itu GeNose? Pendeteksi Virus Corona Berbeda dari PCR hingga Rapid, Ini Kelebihannya

Apa itu GeNose? Alat pendeteksi virus corona yang berbeda dari PCR, Antigen dan Rapid Test, ketahui cara kerja dan kelebihannya.

Tayang:
istimewa
GeNose, Alat Deteksi Covid-19 dari UGM. 

Pada tahap awal penerapan GeNose C19 akan difungsikan sebagai alat screening Covid-19.

Anggota tim peneliti dr Dian Kesumapramudya Nurputra mengatakan, dalam uji diagnostik setiap pasien diambil sampel napas dan sampel swab nasofaring secara bersamaan.

Diberitakan Harian Kompas, 13 Oktober 2020, ditargetkan sebanyak 1.600 orang terlibat untuk diuji sampel napasnya.

Baca juga: Update: Add 9.687 People, Indonesia Records 1.243.646 Covid-19 Cases

Dalam uji diagnostik itu, setiap orang akan diambil dua kali sampel napasnya sehingga total ada 3.200 sampel yang akan diperiksa.

Uji diagnostik GeNose akan dilakukan di 9 rumah sakit (RS) di sejumlah kota di Indonesia.

Beberapa rumah sakit itu berlokasi di DIY, misalnya RS Umum Pusat Dr Sardjito, RS Akademik UGM, RS Bhayangkara Polda DIY, RS Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro di Kabupaten Bantul, dan RS Pusat Angkatan Udara Hardjolukito.

Uji diagnostik GeNose itu juga sekaligus menjadi uji klinis tahap kedua.

Sebelumnya, GeNose telah menjalani uji klinis tahap pertama di RS Bhayangkara Polda DIY dan RSLKC Bambanglipuro.

Dalam uji klinis itu, tim peneliti menggunakan GeNose untuk memeriksa 615 sampel napas dari 83 pasien, yakni 43 pasien positif Covid-19 dan 40 pasien negatif Covid-19.

Cara kerja GeNose

UGM Siap Luncurkan GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Lewat Embusan Nafas
Dok. UGM UGM Siap Luncurkan GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Lewat Embusan Nafas

Masih dari Harian Kompas, berbeda dengan alat deteksi Covid-19 lainnya, GeNose menggunakan embusan napas untuk penentuan infeksi Covid-19 atau tidak.

Hasil pemeriksaan alat yang menggunakan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence) itu diklaim bisa selesai dalam waktu sekitar 80 detik.

Kuwat mengatakan pola embusan napas seorang yang terinfeksi Covid-19 akan berbeda dengan pola embusan napas orang sehat.

Kuwat menyebut, virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh seseorang akan menghasilkan volatile organic compounds atau senyawa organik mudah menguap yang khas.

Baca juga: RSKI Galang Batam Pulangkan 21 Pasien Covid-19 Sembuh, Kini Rawat 212 Orang Lagi

Senyawa organik mudah menguap itu juga terdapat dalam embusan napas seseorang.

Kuwat memaparkan, GeNose dilengkapi beberapa sensor yang bisa membentuk pola tertentu saat mendeteksi senyawa organik mudah menguap dari embusan napas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved