Jumat, 5 Juni 2026

Polisi Ringkus Mafia Tanah Penipu Keluarga Eks Dubes dan Wakil Menteri, 5 Tersangka Dicokok Polda

Polda Metro Jaya meringkus sindikat mafia tanah yang diduga melakukan penipuan sertifikat rumah dari ibu eks dubes dan wakil menteri Dino Patti Djalal

Tayang:
Tribunnews.com
Polisi Ringkus Mafia Tanah Penipu Keluarga Eks Dubes dan Wakil Menteri, 5 Tersangka Dicokok Polda. Foto Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus 

TRIBUNBATAM.id - Polisi Ringkus Mafia Tanah Penipu Keluarga Eks Dubes dan Wakil Menteri, 5 Tersangka Dicokok Polda.

Sindikat mafia tanah yang nekat mengerjai keluarga Dino Patti Djalal diciduk polisi.

Dino Patti Djalal adalah mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri.

Ia sebelumnya menyatakan ibunya ditipu oleh mafia tanah sebanyak lima kali, di mana rumah sang ibu berganti kepemilikan.

Tak lama dari curhatnya polisi melalui Polda Metro Jaya meringkus sindikat mafia tanah yang diduga melakukan penipuan sertifikat ibu dari Dino Patti Djalal.

Baca juga: LPSK Siap Beri Perlindungan Dino Patti Djalal, Pasca Ungkap Mafia Tanah yang Serobot Rumah Ibunya

Baca juga: Ungkapan Sindikat Mafia Tanah Seret Dino Patti Djalal ke Masalah Baru, Siapa Fredy Kusnadi?

Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal (KOMPAS.com/Indra Akuntono)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan,

ada tiga laporan terkait dugaan penipuan sertifikat tanah dan bangunan yang dilaporkan oleh keluarga Dino.

Laporan pertama teregister pada April 2020 untuk rumah yang ada di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Baca juga: Beraninya Komplotan Mafia Tanah Tipu Orangtua Eks Duta Besar, 5 Kali Kerjai Ibu Dino Patti Djalal

Baca juga: Mafia Tanah Incar Rumah Eks Pejabat Negara, Rumah Ibunda Mantan Dubes & Wakil Menteri Pindah Tangan

Hasil penyelidikan laporan tersebut, polisi menangkap lima tersangka yang saat ini belum disebutkan identitasnya.

"(Laporan) kasus ini sudah, tersangka sudah kami amankan.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Terakhir (Selasa) subuh, ada tersangka yang kami amankan dan ini sudah berjalan.

Total semuanya ada lima tersangka," ujar Yusri kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Adapun untuk laporan kedua yang dilakukan keluarga Dino untuk dugaan penipuan rumah di Kemang, Jakarta Selatan, pada November 2020.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dari laporan itu guna menangkap para tersangkanya.

Baca juga: Dituding Sebagai Mafia Indonesia, Tomy Winata Sedih dan Akhirnya Bicara

"Untuk laporan pertama saya sudah jelaskan sudah terang benderang.

Pelakunya telah kami amankan semua.

Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal (KOMPAS.COM/INDRA AKUNTONO)

Mudah-mudahan yang keduanya sama," ucap Yusri.

Sementara saat ini polisi masih melakukan klarifikasi terhadap sejumlah orang yang dilaporkan terkait dugaan penipuan sertifikat untuk rumah ketiga.

Laporan tersebut dibuat oleh keluara Dino pada 22 Januari 2021.

Namun, polisi tak menyebutkan lokasi rumah yang sertifikatnya diganti kepemilikan itu.

"Yang ketiga kami akan upayakan lengkap semua kami lakukan klarifikasi.

Baca juga: Hindari Mafia, Alat Rapid Test Tak Dijual Bebas, Ini Ancamannya Jika Ada yang Menjual

Mudah-mudahan gelar perkara bisa kami lakukan hari ini atau besok untuk kami bisa menentukan apa bisa naik ke penyidikan," ucap Yusri.

Sebelumnya Dino meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk mengusut kasus mafia tanah.

Hal itu diungkapkan Dino melalui akun resmi Twitter-nya, @dinopattidjalal, Selasa (9/2/2021), setelah ibunya menjadi korban dugaan pencurian sertifikat rumah.

Ilsutrasi mafia.
Ilsutrasi mafia. (Tribun Jateng)

"Sy mohon perhatian Gubernur @aniesbaswedan+Kapolda Metro utk meringkus SEMUA komplotan mafia tanah yg kiprahnya semakin rugikan + resahkan rakyat.

Sy juga harap masyarakat agar berani lawan mafia tanah.

Para korban mafia tanah agar bersatu melawan mrk #berantasmafiatanah," tulis Dino melalui akun Twitter-nya.

Dalam twit lainnya, Dino menjelaskan bahwa orangtuanya mengetahui telah menjadi korban mafia tanah setelah sertifikat rumah itu berubah nama kepemilikan.

Ia menilai komplotan itu sudah terencana melakukan aksi pencurian sertifikat rumah tersebut.

Baca juga: Cara Unik Soeharto Saat Garuda Bangkrut 7 Tahun, 1 Orang Disuruh Selamatkan, Mafia Dibabat

"Modus komplotan: mengincar target, membuat KTP palsu, berkolusi dgn broker hitam+notaris bodong, dan pasang figur2 "mirip foto di KTP" yg dibayar utk berperan sbg pemilik KTP palsu.

Komplotan ini sudah secara terencana menargetkan sejumlah rumah ibu sy yg sudah tua," kata dia.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal membagikan foto saat polisi mendatangi rumah ibunya untuk mengusut kasus dugaan pencurian sertifikat tanah dengan cara peralihan nama pemilik dalam sertifikat rumah
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal membagikan foto saat polisi mendatangi rumah ibunya untuk mengusut kasus dugaan pencurian sertifikat tanah dengan cara peralihan nama pemilik dalam sertifikat rumah (Akun Twitter @dinopattidjalal)

Dino menyebutkan bahwa para mafia tanah itu melakukan pencurian dengan mengganti kepemilikan nama yang ada di sertifikat rumah.

"Agar publik waspada : satu lagi rumah keluarga saya dijarah komplotan pencuri sertifikat rumah.

Tahu2 sertifikat rumah milik Ibu saya telah beralih nama di BPN padahal tidak ada AJB, tidak ada transaksi bahkan tidak ada pertemuan apapun dgn Ibu saya," tulis Dino.

Dino menyebutkan bahwa ibunya telah menjadi korban pencurian sertifikat rumah oleh mafia sebanyak lima kali.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Tangkap Sindikat Mafia Tanah yang Tipu Ibu Dino Patti Djalal, Total Ada 5 Tersangka

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved