PENANGANAN COVID
Razia Protokol Kesehatan di Tanjungpinang, Pengendara Mobil Tak Bermasker Kena Sanksi
Razia protokol kesehatan di Tanjungpinang Selasa (16/2) digelar di dua lokasi. Selain Satpol PP, razia melibatkan TNI/Polri, Dishub, BPBD dan Dispenda
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
Sanksi ini sebenarnya bukan tujuan utamanya, hanya memberikan teguran pembinaan saja," terangnya.
Ia berharap dengan adanya sanksi ini, masyarakat dapat patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.
Denda pelanggaran protokol kesehatan yang terkumpul ini nantinya akan disetorkan langsung ke rekening kas daerah Kota Tanjungpinang.
"Karena masyarakat kurang mematuhi dengan sanksi ini kita harapkan memiliki dampak daya ungkit disiplin masyarakat," katanya.

Instruksi Mendagri
Pemerintah Kota atau Pemko Tanjungpinang serius akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berbasis Mikro.
Bersama Satgas Covid-19, mereka kembali menggelar rapat koordinasi terkait upaya percepatan penanganan virus corona di Tanjungpinang.
Rapat koordinasi di aula Sultan Badrul Alamsyah kantor Wali kota Tanjungpinang, Senin (15/2) diketahui bukan yang pertama.
Rapat terkait rencana PPKM berbasis mikro ini, sebelumnya diikuti Wali kota Tanjungpinang Rahma bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman di Polres Tanjungpinang, Kamis (11/2).
Rahma mengatakan, pemerintah bersama TNI/Polri menyusun langkah-langkah penyesuaian kegiatan sesuai Instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021.
Instruksi ini yang menjadi dasar tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Desa dan Kelurahan untuk pengendalian Covid-19 di daerah.

Rahma menyampaikan, PPKM bukan hanya untuk mensukseskan program atau imbauan Pemerintah saja.
Namun demi menjaga kesehatan kita dan lingkungan. Dengan mempersempit pergerakan kita, tentu akan berpengaruh terhadap menyebaran virus corona di Tanjungpinang.
"Kami terus mengevaluasi terkait Penanganan Covid di Kota Tanjungpinang.
Mudah-mudahan dengan adanya PPKM Mikro dapat mengendalikan angka kasus baru virus corona di Tanjungpinang," sebutnya.