Breaking News:

Texas Krisis Air, Badai Musim Dingin Memutus Pasokan Listrik

Jutaan orang di Texas disarankan untuk merebus air sebelum digunakan, meski semua pembangkit listrik kembali beroperasi selama akhir pekan dan listrik

Kompas.com
Orang-orang mengantri LPG di tengah kesulitan listrik di Texas dan kebutuhan yang tinggi akan pemanas air dan ruangan karena cuaca ekstrem pada Rabu, 17 Februari 2021, di Houston. (AP/DAVID J. PHILLIP) 

TRIBUNBATAM.id, AUSTIN - Lebih dari 7 juta orang di Texas, Amerika Serikat (AS) mengalami masalah dengan pasokan air setelah cuaca dingin ekstrem melumpuhkan pembangkit listrik. 

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Komisi Texas untuk Kualitas Lingkungan (TCEQ) pada hari Senin, (22/2/2021) waktu setempat. 

"Mulai pukul 6 sore hari Senin, lebih dari 1.200 sistem air publik telah melaporkan gangguan layanan karena cuaca, di antaranya mengarah ke pemberitahuan rebus air. 

Ini mempengaruhi lebih dari 7,9 juta orang, di 202 negara bagian Texas", ujarnya dalam pernyataan yang dikirim melalui email, dikutip dari AP.  

Sebanyak 147 Public Water System (sistem air publik) tidak beroperasi, padahal PWS itu melayani populasi lebih dari 33.000 orang. 

Selain itu, 4 fasilitas pengolahan air limbah PWS telah dilaporkan tidak beroperasi," ujarnya. 

Jutaan orang di Texas disarankan untuk merebus air sebelum digunakan, meski semua pembangkit listrik kembali beroperasi selama akhir pekan dan listrik kembali dipulihkan ke sebagian rumah saat cuaca berangsur normal. 

Pejabat di Houston mengatakan air di kotanya aman digunakan tanpa direbus terlebih dahulu. 

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan bahwa air telah didistribusikan ke rumah-rumah warga. 

"Sekitar 3,5 juta botol air telah dikirimkan," cuit Abbott di akun Twitter miliknya @GregAbbott_TX. 

Baca juga: Diduga Kelaparan, Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Gurun Pasir, Sempat Tulis Kata-kata Terakhir

Menurut Abbott, pipa-pipa yang pecah juga mulai diperbaiki. Pemilik rumah atau penyewa yang tidak memiliki asuransi, kata Abbott dapat meminta biaya ganti dari Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA). 

Presiden Joe Biden telah mendeklarasikan status darurat bencana besar di Texas pada Sabtu lalu. Dengan status itu, dana bantuan federal dapat disalurkan ke warga terdampak. 

Termasuk bantuan untuk perumahan sementara, perbaikan rumah dan pinjaman berbiaya rendah. 

Perwakilan AS Alexandria Ocasio-Cortez menyebut, pihaknya telah mengumpulkan $5 juta atau sekitar Rp70 miliar dalam upaya penggalangan dana untuk membantu warga Texas yang terkena dampak badai musim dingin. (*) 

Simak berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Baca juga: UPDATE February 23: Increased 9.775, Covid-19 Cases in Indonesia Reach 1.298.608

Baca juga: Harus Cepat Deteksi Dini, Pemko Siap Ikuti Arahan Presiden Kendalikan Karhutla di Batam

Baca juga: 7 Kunci Rahasia Ginjal Sehat, Lakukan Rutin untuk Cegah Penyakit

Baca juga: Jokowi on the Coronavirus Pandemic: No One is Safe until Everyone Is

Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved