Buruh Sawit Gorok Istrinya yang Sedang Hamil Muda di Ruang Tamu, Marah Karena Cemburu Buta

Korban ditemukan tewas di ruang tamu rumah pekerja buruh tani dekat Pos Pemeriksaan Kampung Tanah Merah, Kilometer 50, Jalan Tawau-Semporna.

Editor: Eko Setiawan
istimewa Tribun Medan
Ilustrasi: Buruh Sawit Gorok Istrinya yang Sedang Hamil Muda di Ruang Tamu, Marah Karena Cemburu Buta 

TRIBUNBATAM.id -- Pembunuhan sadis dilakukan seorang suami terhadap istirnya yang berbadan dua.

Pelaku nekat menggorok leher istrinya hingga tewas di ruang tamu rumah.

Diketahui, pelaku merupakan seorang pekerja sawit.

Usai melakukan pembunuhan, korban melarikan diri dan bersembunyi di kebun sawit.

Selang tujuh jam berlalu, pelaku berhasil ditangkap dan akhirnya ditangkap Polisi.

Mirisnya lagi, saat ini istrinya tersebut dalam kondisi berbadan dua.

Baca juga: Sikap Tenang Pelaku Pembunuhan Berantai Saat Hadiri Ekspose Perkara, Matanya Hanya Menatap ke Bawah

Baca juga: Menkumham Beri Peringatkan Keras Kepada SBY dan AHY soal KLB Demokrat

Baca juga: Indonesia Darurat Narkoba, Dulu hanya Transit Kini Sudah Jadi Negara Tujuan

Semua ini dilakukan oleh pelaku karena rasa cemburu kepada korbannya yang merupakan istrinya sendiri.

Bagaimana tidak terlalu cemburu, dia tega membunuh istrinya yang sedang hamil dengan cara mengorok leher istrinya.

Insiden pembunuhan ini terjadi di sebuah perkebunan kelapa sawit, Tawau, Sabah, Malaysia.

Melansir Astro Awani, Kapolsek Tawau, Asisten Komisaris Peter Umbuas, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian suami bunuh istri ini pada pukul 19.06 pada 9 Maret.

Pelaku pembunuhan sadis siswi SMP Tanjungbalai memeragakan pembekapan terhadap korban dalam prarekonstruksi di kediaman korban, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Minggu (8/3/2020).
Pelaku pembunuhan sadis siswi SMP Tanjungbalai memeragakan pembekapan terhadap korban dalam prarekonstruksi di kediaman korban, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Minggu (8/3/2020). (istimewa Tribun Medan)

Segera setelah mendapatkan laporan itu, petugas kepolisian bergegas ke lokasi sebelum memburu tersangka.

Korban yang diidentifikasi bernama Norhasnah Sahanin (20 tahun).

Menurut Peter mengatakan, dalam kejadian pukul 17.00.

Korban ditemukan tewas di ruang tamu rumah pekerja buruh tani dekat Pos Pemeriksaan Kampung Tanah Merah, Kilometer 50, Jalan Tawau-Semporna.

Penyelidikan awal menemukan bahwa tersangka diketahui berusia 22 tahun telah melarikan diri dari tempat kejadian.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved