PELANTIKAN WALI KOTA BATAM
Tiga Target Kerja Muhammad Rudi Setelah Dilantik Jadi Wali Kota Batam Dua Periode
Ada tiga target kerja Muhammad Rudi setelah dilantik jadi Wali Kota Batam lagi. Di antaranya penataan Pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Hang Nadim
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Menurut dia, selama lima tahun sebelumnya (periode pertama) memimpin Batam, berbagai capaian telah diraih.

Pembangunan-pembangunan ini akan kembali ditingkatkan pada periode kedua yang masanya lebih kurang 3,5 tahun.
"Infrastruktur kelurahan akan kami teruskan melalui program PIK.
Kemudian jalan utama untuk kepentingan masyarakat, investasi dan pariwisata," ucap dia.
Lanjut dia, pembangunan infrastruktur tidak melupakan kewajiban umum kepada masyarakat.
Selain itu pembangunan fisik maupun non fisik dilakukan tidak hanya di maindland (pulau utama) namun juga di hinterland (pulau penyangga).
"Harapan kami, mudahan-mudahan pandemi Covid-19 cepat selesai sehingga pembangunan tidak terkendala," imbuhnya.
Sementara Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam untuk segera bekerja untuk menjabarkan visi dan misi yang telah disusun dan dikampanyekan dalam Pilkada Batam 2020 lalu.
"Tentunya janji-janji tersebut harus diwujudkan dan menjadi daya pacu semangat guna menjawab permasalahan dan isu-isu di daerah," harap dia.
Baca juga: Pelantikan Wali Kota Batam Digelar Senin 15 Maret 2021 di Gedung Daerah Tanjungpinang
Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Tunjuk Jefridin Jadi Plh Wali Kota Batam Jelang Pelantikan Wako

Ia mengatakan, pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat menghadapi tantangan yang berat karena dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19.
Namun demikian harus dilakukan segala upaya dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka mempermudah akses pendidikan.
Kesehatan, air bersih dan pelayanan dasar lainnya sedaya upaya untuk memenuhi standar pelayanan minimal yang harus dilakukan.
"Pembangunan perekonomian dan kemasyarakatan agar dilakukan melaluinya peningkatan daya beli masyarakat, pembinaan dan pengembangan UMKM.
Selanjutnya pembukaan lapangan kerja, pengembangan industri berbasis kerakyatan, pengurangan kesenjangan antar wilayah terutama antara wilayah pesisir dan perbatasan, menurunkan angka kemiskinan perlindungan lingkungan hidup.
Pengembangan dan pelestarian budaya dalam rangka mewujudkan Kepri yang makmur, berdaya saing dan berbudaya," papar dia.