Breaking News:

LINGGA TERKINI

Desa Berhala Bakal Dimekarkan, Nizar Sampaikan 3 Ranperda di Sidang Paripurna DPRD

Bupati Lingga Muhammad Nizar menyampaikan tiga Ranperda yang akan dibahas pada tahun 2021 ini termasuk soal pemekaran kelurahan.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/FEBRIYUANDA
Penyerahan Ranperda dari Bupati Lingga kepada Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Lingga, di ruang rapat DPRD Lingga, Kelurahan Daik, Selasa (16/3/2021) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - DPRD Kabupaten Lingga menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) Kabupaten Lingga, di ruang rapat DPRD Lingga, Kelurahan Daik, Selasa (16/3/2021) siang.

Kegiatan sekira pukul 13.30 WIB itu, dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua serta anggota DPRD, Forkopimda, para Asisten, staf ahli, staff khusus pemerintah Kabupaten Lingga, serta para Kepala Dinas dan Badan Kantor se-Kabupaten Lingga, Camat, Lurah/Kades, BPD se-Kabupaten Lingga.

Selain itu juga turut hadir tenaga ahli Fraksi DPRD Lingga, Ketua LAM, Ketua MUI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan LSM.

Pada kesempatan itu, Bupati Lingga Muhammad Nizar menyampaikan tiga Ranperda yang akan dibahas pada tahun 2021 ini.

Raperda pertama yakni, tentang pembentukan Kelurahan Berlian yang sebelumnya adalah Desa Berhala.

Nizar menyampaikan, Desa Berhala sendiri dibentuk berdasarkan Perda Nomor 2 tahun 2006 merupakan pemekaran dari Kelurahan Dabo yang usia pemerintahannya telah mencapai 18 tahun.

"Pemekaran dari Desa Berhala menjadi Kelurahan Berlian yang terletak di Kecamatan Singkep Selatan untuk mengantisipasi dinamika pelaksanaan Kepala Desa serentak yang akan dilaksanakan 2021 ini," kata Nizar saat penyampaian itu.

Baca juga: JADWAL Kapal Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Rabu (17/3) Ada 7 Trip Pelayaran

Bupati Lingga ini menjelaskan, bahwa Desa Berhala sendiri memiliki kondisi geografis yang terdiri dari 24 pulau yang tersebar dan hanya 2 pulau yang berpenghuni, yakni Dusun I Pulau Lalang dan Dusun II Pulau Berhala yang terpisah oleh lautan dengan jarak tempuh sekitar 2 jam menggunakan kapal nelayan.

"Dengan jarak tempuh ini akan berdampak pada proses penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan Kemasyarakatan," ucap Nizar.

Nizar menuturkan bahwa, jika pembentukan Kelurahan Berlian terealiasi maka nama Desa Berhala di Dusun II sudah tidak relevan lagi.

Berdasarkan aspirasi masyarakat, maka nama desa Induk akan berganti nama menjadi Desa Pulau Lalang.

Selanjutnya, Muhammad Nizar menyampaikan Ranperda yang kedua, yakni Ranperda tentang pembentukan Kelurahan Daik Sepincan.

"Berdasarkan aspirasi masyarakat, maka Kelurahan Daik Sepincan perlu direalisasikan guna untuk percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," jelas Bupati muda itu.

Nizar mengungkapkan, penyampaian Ranperda kedua kelurahan tersebut setelah mendapat rekomendasi dari Gubernur Kepulauan Riau (Kepri).

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved