Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Hubungan Terlarang di Karimun Berujung Aborsi, Obat Penggugur Kandungan Beli via Online

Buah hubungan terlarang di Karimun antara PS yang masih istri orang (21) dan R, mereka kubur di belakang rumah menggunakan plastik hitam

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
kompas.com
Hubungan terlarang di Karimun berujung aborsi. Aksinya diungkap Polres Karimun. Foto ilustrasi. 

Adenan menambahkan, ada empat jenis obat yang dibelinya lewat online seharga Rp 400 ribu.

Skandal hubungan terlarang itu diketahui terjadi selama setahun yang merupakan sama-sama bekerja di salah satu swalayan yang ada di Kecamatan Tebing.

Baca juga: Praktik Aborsi Anak Hasil Hubungan Terlarang, Pelanggannya Banyak yang Masih Berumur 20 Tahun

Baca juga: ABG Aborsi Anak Hasil Hubungan Terlarang, Beli Obat Kontraksi Melalui Online

Wanita di Karimun itu dikenakan Pasal 341 atau 342 KUHP.

Sedangkan si pria dikenakan Pasal 343 KUHP, bagi orang lain yang turut campur dalam kejahatan diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dianggap kejahatan.

"Mereka berdua terancam penjara maksimal 9 tahun," sebutnya.

Ungkap Kasus Polres Karimun

Tidak hanya mengungkap kasus aborsi, Polres Karimun sebelumnya menggerebek sebuah tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, Selasa (16/3/2021) sore.

Setidaknya 12 orang calon TKI ilegal ini diamankan di sebuah rumah di Jalan Ranggam Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing.

Rencananya mereka akan diberangkatkan ke Malaysia.

Selain 12 orang itu, polisi juga mengamankan seorang pria yang diduga berperan sebagai tekong kapal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved