BATAM TERKINI
Disperindag Batam Dorong Premium Pertalite Satu Harga, 'Daerah Perbatasan'
Penerapan satu harga Premium dan Pertalite sudah diterapkan di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
"Apa dasar hukum, Pertamina memberikan 109 itu dan diatur dimana? Harus dipertanyakan.
Kami minta jawaban Pertamina, lantaran merugikan Warga Batam," sesal Gustian dengan suara meninggi.
Ia memaparkan pendistribusian BBM jenis premium setiap harinya.
Senin, pertamina mendistribusikan 8 kl, Selasa 8 kl, Rabu kosong, Kamis 8 kl, Jumat kosong, Sabtu dan minggu kosong.
"Seharusnya normalnya 15 kl per SPBU setiap harinya. Hal ini kami ketahui ketika tinjau langsung ke lapangan," sesalnya.
Gustian mengakui Pertamina tidak mempunyai alasan atas kebijakan yang telah dibuat.
Pertamina kedepan hanya menjual Pertamax 92 dan secara perlahan juga bakal menghapus pertalite.
"Alasan Pertamina tak ada. Dia mau menjual pertamax 92 dan menghapus Pertalite," kata Gustian
BBM jenis Pertalite juga demikian. Seharusnya, Pertamina mendistribusikan pertalite dalam 1 harinya sebanyak 16 kl.
Sayangnya Pertamina hanya mendistribusikan 8 kl setiap harinya.
"Pertamina membagi, Senin 16 kl, Selasa 8 kl, Rabu 16, Kamis 8, jumat 16, Sabtu dan Minggu 8 kl.
Ini bertujuan supaya masyarakat membeli ke Pertamax 92. Inilah yang menjadi persoalan.
Januari 2021 kami sudah ada kuotanya, kenapa dibatasi lagi? Apa dasar hukumnya.
Pertamina buka suaralah?! Masa pandemi ekonomi belum pulih, jangan bermain di area yang menguntungkan Pertamina," kata Gustian Riau.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadisperindag-batam-gustian-riau-soal-bbm.jpg)