Rabu, 15 April 2026

Ancaman Perang Terbuka China Vs Taiwan Lebih Dekat, Bagaimana Sikap Amerika?

Laksamana John Aquilino, yang dicalonkan menjadi komandan Komando Indo-Pasifik AS. Tampaknya China semakin memberi ancaman untuk Taiwan.

ist
Ilustrasi perang 

TRIBUNBATAM.id - Laksamana John Aquilino, yang dicalonkan menjadi komandan Komando Indo-Pasifik AS, mengatakan kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat, bahwa China menganggap pemulihan kendali atas Taiwan sebagai "prioritas nomor satu".

Tampaknya China semakin memberi ancaman untuk Taiwan. Bahkan diluar perkiraan orang banyak, perang antara keduanya lebih dekat dari prediksi.

Hal itu disampaikan langsung oleh laksamana AS yang dipilih untuk memimpin kawasan Indo-Pasifik dari Pentagon, Selasa (23/3).

Sentimen Anti China Membara di Yangon, Taiwan Tak Salah Jadi Sasaran Dikira Bagian Negeri Panda

"Peremajaan Partai Komunis China dipertaruhkan dengan masalah Taiwan," ujar John Aquilino, dilansir dari CNA.

Taiwan menjelaskan, enam pesawat tempur China dan satu pesawat pengintai AS memasuki sudut barat daya zona identifikasi pertahanan udara Taiwan pada Minggu (31/1/2021). 

Pasukan militer China (PLA) telah meningkatkan kesiapan tempurnya sejak 2012
Pasukan militer China (PLA) telah meningkatkan kesiapan tempurnya sejak 2012 (Xinhua)

"Pendapat saya adalah bahwa masalah ini lebih dekat dengan kami daripada yang dipikirkan kebanyakan orang dan kami harus menangani ini," ujarnya kepada panel, yang meninjau pencalonannya.

Diplomat Top AS dan China Saling Kecam, Beijing Defensif Pertahankan Argumen: Sudah Diperkirakan

Bahkan Aquilino tidak setuju dengan komentar komandan Indo-Pacom Laksamana Philip Davidson yang keluar baru-baru ini soal niat China kuasai Taiwan.

Lebih lengkapnya, seperti yang disampaikan Davidson soal China dapat mencoba menyerang dan mengambil alih Taiwan dalam waktu enam tahun dari sekarang.

Aquilino pun mengatakan ancaman itu sedemikian rupa sehingga Amerika Serikat perlu cepat melaksanakan rencana US $ 27 miliar yang diusulkan untuk meningkatkan pertahanan AS di kawasan itu "dalam waktu dekat dan dengan urgensi".

"Partai Komunis China telah menghasilkan beberapa kemampuan di wilayah yang dirancang untuk menghalangi kami," ujarnya.

Tak Malu! China Sok Ribut Pelanggaran HAM di Australia, Lupa Aksi Kejam ke Etnis Uighur di Xinjiang

"Kekhawatiran paling berbahaya adalah kekuatan militer melawan Taiwan."sambungnya lagi.

Meski begitu, Aquilino pun menolak mengomentari saran Senator Republik Tom Cotton, seorang pakar menganalisa ancaman China, bahwa Beijing dapat memilih untuk menyerang Taiwan pada awal tahun depan.

Cotton mencatat Rusia menginvasi dan menduduki Krimea pada 2014 hanya beberapa hari setelah menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin lalu.

Aquilino, yang saat ini menjadi kepala armada Pasifik AS, menekankan bahwa ada dua kekhawatiran utama yang membiarkan China bisa merebut Taiwan.

China sendiri, katanya, akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin pada Februari 2022.

Masih Ingat Huang Hua? Pemain Tunggal Putri China Lawan Berat Susy Susanti, Kini WNI Hidup di Klaten

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved