KEPRI TERKINI
Bank Indonesia Ungkap Kondisi Ekonomi Kepri, Serukan Pentingnya Sinergitas
BI Kepri berharap, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak dapat mengakselerasi realisasi belanja di daerah.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kondisi ekonomi Kepri pada triwulan IV 2020 mengalami kontraksi sebesar -4,46 persen (yoy), membaik dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar -5,81 persen (yoy).
Perbaikan ekonomi Kepri pada triwulan IV 2020 terutama didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat.
Selain itu program stimulus Pemerintah dalam kerangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta meningkatnya permintaan ekspor seiring relaksasi partial lockdown/lockdown di sejumlah negara mitra dagang utama.
Kondisi ini menjadi faktor pendorong terhadap perbaikan lapangan usaha industri pengolahan dan perdagangan besar dan eceran di Kepri.
Namun, proses perbaikan ekonomi Kepri tertahan oleh belum pulihnya aktivitas di sektor pariwisata.
Pada tahun 2021, seiring perbaikan ekonomi global dan nasional, perekonomian Kepri diperkirakan mengalami perbaikan yang didukung oleh pelaksanaan program vaksinasi corona sejak Januari 2021.
"Dari sisi internal akan didorong oleh berlanjutnya stimulus fiskal melalui penyaluran bantuan sosial yang akan mendorong daya beli dan konsumsi masyarakat," ujar Kepala kPw BI Kepri Musni Hardi K. Atmadja dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Jumat (26/3/2021).
BI Kepri juga berharap, setelah dilantiknya kepala daerah, baik pada tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota turut mengakselerasi realisasi belanja pemerintah daerah.
Demikian halnya dengan investasi yang akan meningkat, didorong oleh realisasi investasi yang tertunda pada tahun sebelumnya maupun untuk mendukung ekspansi usaha.
Sementara dari sisi eksternal, perbaikan ekonomi Kepri akan didorong oleh peningkatan permintaan ekspor seiring perbaikan ekonomi global.
Secara keseluruhan tahun 2021 perekonomian Kepri diperkirakan tumbuh pada kisaran 3,25 persen – 4,25 persen.
Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, program vaksinasi covid-19 harus terlaksana dengan baik dan masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan.
Beberapa strategi dapat dilakukan yakni dengan memastikan sektor-sektor produktif tetap beroperasi dengan aman.
Baca juga: Dampak Vaksinasi Corona, BI Kepri Sebut Ekonomi Global Mulai Membaik
Baca juga: Transaksi Tunai Melambat Akibat Pandemi Corona, Berikut Data dari BI Kepri
Kemudian mengakselerasi belanja Pemerintah untuk menghasilkan multiplier effect yang optimal bagi perekonomian melalui belanja modal dan penyaluran bantuan sosial serta meningkatkan investasi dengan memperbaiki daya saing investasi daerah dan penggunaan produk UMKM.
"Selanjutnya, upaya memperkuat pemulihan ekonomi lainnya ialah dengan mendorong penyaluran kredit melalui penguatan kelembagaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1707kepala-kantor-perwakilan-bank-indonesia-kepri.jpg)