Breaking News:

Kepri Darurat Sabu dan Ekstasi? Tim Gabungan Bareskrim dan Bea Cukai Bongkar Penyelundupan di Batam

Tim gabungan Bea Cukai dan Bareskrim Mabes Polri membongkar kasus penyelundupan narkoba dari Negeri Jiran, Malaysia ke Kepri senilai Rp 9 miliar

Editor: Irfan Azmi Silalahi
TribunBatam.id/Istimewa
Kepri Darurat Sabu dan Ekstasi? Tim Gabungan Bareskrim dan Bea Cukai Bongkar Penyelundupan di Batam. Kolase foto barang bukti dan tersangka yang diamankan petugas gabungan 

Kemudian 3 unit handphone android dan 2 unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku turut diamankan.

Atas perbuatannya ketiga tersangka melanggar Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman pidana mati/ penjara seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda maksimum Rp 10 Miliar.

"Saat ini, tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Bareskrim Mabes Polri untuk diproses secara hukum lebih lanjut," kata Susila Brata.

Salah seorang tersangka penyelundupan ekstasi asal Malaysia yang dibekuk Mabes Polri dan Bea Cukai Batam.
Salah seorang tersangka penyelundupan ekstasi asal Malaysia yang dibekuk Mabes Polri dan Bea Cukai Batam. (TribunBatam.id/Istimewa)

Kasus lain narkoba di Batam

Sebelumnya penyelundupan sabu-sabu antarnegara pernah diungkap Lanal Batam.

Dua pria asal Aceh Utara berinisial M (39) dan K (37) dibekuk di Kecamatan Moro, Karimun, Ahad (24/3/2021) sekira pukul 8 pagi.

Mereka diduga membawa sabu-sabu dari Malaysia dengan tujuan Batam.

Saat dibekuk di rumahnya yang berlokasi di Pulau Judah, Tim F1QR Lanal Batam yang tergabung dalam tim Opsus Dispamsanal Mabesal menemukan sabu-sabu seberat 4 Kg berikut paspor dan ponsel.

Baca juga: Kapolres Tanjungpinang Kecewa Anggotanya Tersandung Narkoba, Kaget saat Dihubungi Yos

Komandan Lanal (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Sumantri mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diberikan masyarakat akan ada pengiriman narkoba jenis sabu dari Malaysia tujuan Batam.

Menindaklanjuti hal tersebut tim intelijen kemudian memberikan informasi tersebut kepada unsur Ops Lanal Batam, yaitu KAL Nipa dan Combat Boat untuk berkolaborasi melakukan penangkapan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved