Breaking News:

BATAM TERKINI

LARANGAN Mudik 2021, Pelni Cabang Batam Tunggu Aturan Teknis Pusat

Otoritas Pelni cabang Batam mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi dan Penanganan Covid.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
LARANGAN Mudik 2021, Pelni Batam Tunggu Aturan Teknis Pusat. Foto kapal Pelni saat sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam belum lama ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Otoritas PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni Cabang Batam masih menunggu aturan teknis mengenai larangan mudik 2021.

Sejauh ini, Pelni Cabang Batam belum mengetahui pasti skema larangan yang berlaku pada musim mudik tahun 2021 ini.

Kepala Pelni Cabang Batam Kapten Agus mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat mengenai larangan mudik.

Meski demikian, Pelni mendukung penuh seluruh kebijakan pemerintah dalam hal pemulihan ekonomi dan Penanganan Covid.

Diketahui, Pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik Lebaran 2021 yang berlaku bagi semua masyarakat Indonesia.

KM KELUD - Kapal Pelni KM Kelud saat sandar di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (24/3/2021).
KM KELUD - Kapal Pelni KM Kelud saat sandar di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (24/3/2021). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Keputusan melarang mudik Lebaran 2021 ini ditetapkan pemerintah berdasarkan hasil rapat tingkat menteri.

Adapun keputusan ini setelah mempertimbangkan tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khusus setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Larangan mudik akan mulai berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap meniadakan aktivitas perjalanan.

"Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat.

Meski begitu, kami komitmen mematuhi kebijakan pemerintah terkait mudik lebaran ini," ujarnya saat dihubungi, Selasa (30/3/2021).

Halaman
123
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved