Minggu, 26 April 2026

BERITA POPULER

Berita Populer Kepri, Jennefer The Voice Kids Indonesia Asal Batam hingga Pernikahan Dini

Ada beberapa kejadian di Kepri menarik pembaca Tribun Batam, Jumat (2/4). Di antaranta Jennefer The Voice Kids Indonesia suka musik sejak balita

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/SON
ilustrasi Berita Populer TRIBUNBATAM.id. Berita Populer Kepri, Jennefer The Voice Kids Indonesia Asal Batam hingga Pernikahan Dini 

Ia bersama istri juga menyempatkan menyumbangkan beberapa buah lagu di panggung Karaoke milik Usaha Sanggar Seni Diram Perkase itu, dengan menyapa ramah masyarakat di atas panggung.

Tidak hanya itu, ia juga membacakan sebuah bait puisi yang khas dengan bahasa Melayu.

Amsakar Achmad mengungkapkan, bahwa ia sering kali melihat karya-karya atau aktivitas dari Sanggar Seni Diram Perkase lewat YouTube atau Facebook.

Mulai dari drama bangsawan Melayu, cerita rakyat Melayu, maupun kesenian musik Sanggar Seni di Desa Sungai Buluh itu.

Amsakar Achmad memberikan apresiasi kepada Sanggar Seni Diram Perkase, lewat dari karya seni, sanggar itu juga membangun sebuah usaha dengan nama 'Warung Diram Perkase' yang dijalankan oleh pemuda-pemuda yang merupakan anggota dari Sanggar Seni itu.

Baca juga: Duh, Wakil Bupati Lingga Temukan Banyak Kursi Kosong di Kantor, Pegawainya Kemana?

Baca juga: Berkantor di Dinas Pariwisata, Bupati Lingga Minta Tambahan Pemandu Lokal para Turis

Wakil Wali kota Batam, Amsakar Achmad didampingi istri, Erlita Sari berkunjung ke warung usaha Sanggar Seni Diram Perkase, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kamis (1/4/2021) malam.
Wakil Wali kota Batam, Amsakar Achmad didampingi istri, Erlita Sari berkunjung ke warung usaha Sanggar Seni Diram Perkase, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kamis (1/4/2021) malam. (TribunBatam.id/Istimewa)

Ia juga memberikan beberapa masukan kepada Sanggar Seni Diram Perkase, agar usahanya berjalan baik dan karya-karyanya selalu diminati.

"Yang paling penting kegiatan Sanggar Seni ini harus berjalan rutin dan selalu mengekspos aktivitasnya keluar," kata Amsakar Achmad kepada TribunBatam.id, Kamis malam itu.

"Menurut saya penyanyi-penyanyi mudanya handal semua, lagu yang dibawakan juga terbilang berat," sambungnya.

Ia mengatakan, bahwa Sanggar Seni Diram Perkase harus sering membuat event, dengan memberikan variasi pada usahanya itu.

Ia juga berharap, dengan karya-karya itu Sanggar Seni Diram Perkase bisa menggali dan membangkitkan nilai-nilai tradisi, adat dan Kebudayaan Melayu.

"Barangkali lebih tambahkan alat musik lain seperti gitar atau keyboard.

Terus juga kalau bisa bangun panggung puisi dan jalankan aktivitas seni lain, yang memperkaya kegiatan usaha ini.

Saya terus terang bahagia sekali, karena ada juga potensi Bisnis yang dikelola oleh adik-adik kita ini.

Menurut saya, tempat yang letaknya di pantai ini, merupakan tempat yang paling prospek untuk usaha ini," tutur pria 52 tahun itu.

Amsakar Achmad juga berpesan kepada pengungurus yang sebagian besarnya merupakan pemuda, untuk selalu solid dan tetap kompak, agar usahanya itu berjalan baik.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved