Breaking News:

Bejatnya Ibu di Majalengka Tega Jual Anak Kandung ke Pria Hidung Belang, Sekali Kencan Rp 400 Ribu

Wanita berinisial TA (45) itu diduga menjual anak kandung yang berusia 25 tahun seharga Rp 400 ribu.

Editor: Anne Maria
Tribun Jabar/Eky Yulianto
TA (45), warga Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka ditangkap polisi akibat menjual anak kandungnya sendiri ke pria hidung belang. 

TRIBUNBATAM.id, MAJALENGKA- Sungguh bejat perilaku ibu kandung di Majalengka ini.

Ia tega menjual anak kandungnya.

Sang putri dijajakan ibu bejat tersebut kepada pria hidung belang.

Putrinya tersebut dijual seharga Rp 400 ribu untuk sekali kencan.

Bikin merinding, ibu jual anak kandung kepada pria-pria hidung belang itu melancarkan aksinya melalui aplikasi online.

Baca juga: Nasib Pria Hidung Belang Booking PSK via Michat, Pesan Tania yang Datang Waria

Baca juga: Mengaku Sugar Daddy, Pria Hidung Belang Ini Berhasil Tiduri 11 Wanita, Begini Kronologinya

Nasib TA (45), ibu jual anak kandung di Majalengka, Jawa Barat, memprihatinkan setelah ditangkap polisi.

TA, ibu jual anak kandung sendiri  ditangkap di rumahnya di Desa Genteng, Kecamatan Dawuan pada Jumat (12/3/2021).

"Pada Jumat 12 Maret 2021 telah diamankan seseorang wanita inisial TA pelaku prostitusi online yang telah kedapatan menawarkan perempuan kepada pria hidung belang," ujar Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan melalui keterangan resminya, Senin (5/4/2021).

Siswo menjelaskan, TA menawarkan jasa perempuan melalui aplikasi whatsapp dengan cara mengirimkan foto berikut tarifnya.

Ibu tersebut juga menyediakan salah satu kamar di rumahnya untuk dipakai sebagai tempat dari bisnis haramnya itu.

Baca juga: Suami Sewakan Tubuh Istri ke Pria Hidung Belang, Bertindak sebagai Sales Jajakan Prostitusi Pasutri

Baca juga: Buntut Kasus Pembunuhan PSK, Pasutri Terciduk Jual Anak Kandung ke Pria Hidung Belang

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved