Breaking News:

KEPRI TERKINI

Hubungan Ansar-Marlin Diisukan Retak, Ini Harapan Anggota DPRD Kepri, Perlu Rekonsiliasi?

Anggota DPRD Kepri Onward Siahaan mengimbau agar isu keretakan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wagub Kepri Marlin Agustina tak menjadi bola liar

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Foto Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina saat menyampaikan pidato di Paripurna DPRD Kepri, Kamis (4/3/2021). Hubungan Ansar-Marlin Diisukan Retak, Ini Harapan Anggota DPRD Kepri, Perlu Rekonsiliasi? 

Adapun jabatan yang diminta yaitu Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kepri dan 3 eselon 2 setara kepala dinas strategis.

Perpat menilai Ansar tak tepat janji terhadap Marlin.

Hal tersebut menjadi poin utama Perpat menggelar demonstrasi.

Perpat juga mengklaim sebagai salah satu pendukung utama Marlin Agustina.

Surat rencana aksi tersebut sudah disampaikan ke pihak kepolisian setempat.

Pertemuan antara Marlin dan Ansar disebut-sebut sempat terjadi pada 19 Maret 2021, namun berakhir buntu.

Adapun kesepakatan antara keduanya itu, disebutkan terjadi sebelum Pilkada Gubernur Kepri 2021.

Perpat dalam suratnya akan menurunkan 100 orang dalam rencana aksi tersebut.

Untuk diketahui, Ansar-Marlin dilantik pada 25 Februari 2021 lalu di Istana Negara.

JELANG Pelantikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina Gelar Doa Selamat. Foto  Ansar Ahmad dan Marlin Agustina saat menggelar doa selamat di lobi hotel Grand Melia Jakarta sebelum menuju Istana Negara Jakarta, Kamis (25/2/2021).
JELANG Pelantikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina Gelar Doa Selamat. Foto Ansar Ahmad dan Marlin Agustina saat menggelar doa selamat di lobi hotel Grand Melia Jakarta sebelum menuju Istana Negara Jakarta, Kamis (25/2/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Keduanya menang Pilkada Kepulauan Riau (Kepri) 2021, mengalahkan pasangan Isdianto-Suryani dan Soerya Respationo-Iman Sutiawan.

Rudi: Saya tak pernah meminta

Nama Muhammad Rudi sebagai Wali Kota Batam, Ketua Nasdem Kepri plus suami Wagub Marlin terbawa-bawa.

Ia pun membantah kalau meminta sejumlah organisasi masyarakat (ormas) melakukan aksi demonstrasi menagih Ansar Ahmad soal kuota pejabat.

"Tak usah ada begini-begini (demonstrasi). Kalau ada demo saya yang terbawa.

Saya tak pernah meminta untuk demonstrasi.

Itu inisiatif dia sendiri. Kalau pribadi saya tak masalah.

Tapi kalau terbawa saya, jadi tak enak. Ini kan pemerintahan.

Makanya tak jadi demo. Selesai itu saja," ujar Rudi, Selasa (13/4/2021).

Sementara itu, terkait kebenaran adanya permintaan jabatan kepada Ansar, Rudi menyebut belum waktunya untuk disampaikan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memaparkan tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur Kota Batam di tahun 2021, bertempat di Gedung Marketing Center BP Batam, Kamis (1/4/2021).
Wali kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi di Gedung Marketing Center BP Batam, Kamis (1/4/2021). (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Rudi menyebutkan dirinya juga tak pernah berpesan apa pun terkait persoalan jabatan ini ke Marlin.

"Ibu biasa-biasa saja. Kerja saja, tak ada kerja balek.

Kalau tak ada tugas kita balek dan cari tugas sendirilah," tuturnya.

Rudi juga menampik Marlin tak diberikan tugas oleh Ansar.

Ia mencontohkan Gubernur hampir sama seperti Wali Kota.

Dirinya berhak memberikan tugas kepada siapa saja.

"Kalau saya mau kasih (tugas) sama pak wakil boleh, pak sekda boleh, siapa pun boleh.

Kalau ada tugas kita kerjakan semampunya.

Sudahlah saya kira tak ada problem.

Tak usahlah dibesar-besarkan," pintanya kepada awak media.

Ia menambahkan, apabila tak ada tugas, wakil bisa turun ke lapangan bertemu dengan masyarakat dan menyerap aspirasi masyarakat.

(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved