HUMAN INTEREST
Suka Duka Yasin Petugas Kebersihan Lepas di Lingga, Penglihatan Terganggu Sejak Sakit
Pekerja harian lepas Lingkungan Hidup di Lingga Yasin harus mengayuh sepeda untuk ke tempat kerjanya, meski penglihatannya terganggu.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Namanya Yasin, begitulah nama asli dari pria kelahiran 19 Agustus 1963 asal Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri ini yang bekerja sehari-hari sebagai pekerja harian lepas Lingkungan Hidup.
Penglihatannya tak lagi normal. Itu ketika Yasin yang berumur 30 tahun dan baru menikah diberi cobaan penyakit stroke yang membuatnya koma selama 7 bulan lamanya.
Entah bagaimana ceritanya, hal tersebut membuat saraf matanya terganggu dan ia tidak bisa lagi melihat dengan jelas seperti sedia kala.
Meski kondisi penglihatannya terganggu, tak menghalangi mobilitasnya beraktivitas.
Selama lebih kurang empat tahun Yasin menjalani pekerjaan ini dengan berkayuh sepeda setiap hari dengan jarak 3 hingga 4 kilometer jauhnya.
Untuk pulang ke rumah dan pergi kerja Yasin sedikit terbantu karena sudah hafal walau tak bisa lihat jelas.
"Terkadang anjing kalau tak bersuara berada di tengah jalan bisa tertabrak juga," kata Yasin saat berada di teras rumahnya saat ditemui TribunBatam.id, Senin (19/4/2021).
Yasin pun mendapatkan posisi tempat sebagai Pekerja Harian Lepas Lingkungan Hidup di Lapangan Merdeka, Dabo Singkep setiap harinya.
TribunBatam.id pun berkesempatan mendengar suka dukanya selama bekerja.
Sekira pukul 15.00 WIB, Senin (19/4/2021) tadi terlihat dari pantauan TribunBatam.id, tampak Yasin yang sedang berkayuh sepeda melewati Jalan Pahlawan, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.
Ketika itu, Yasin terlihat sedang ingin pulang ke rumahnya untuk melepas lelah sepulang ia bekerja.
Bapak tiga anak ini sempat singgah ke warung untuk membeli beberapa makanan atau takjil untuk berbuka puasa di rumahnya.
Saat membeli makanan dan minuman di warung pun, ia hanya menunjuk-nunjuk makanan untuk memastikannya kepada pemilik warung sesuai apa yang ia mau.
Baca juga: Bupati Lingga Safari Ramadhan ke Kampung Tanjung Tungga Desa Penuba, Ingatkan Warga Prokes
Baca juga: Wakil Bupati Lingga Panen Semangka di Kecamatan Singkep, Dorong Produksi Petani Lokal
Rumahnya di Kampung Pasir Kuning, RT 003/RW 004, Desa Tanjung Harapan, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri juga tampak sederhana.
Ayah tiga orang anak ini sebelumnya pernah bekerja sebagai tukang urut dan penjual minyak tanah keliling dengan menggunakan sepedanya itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/suka-duka-pekerja-harian-lepas-lingkungan-hidup-di-lingga.jpg)