Jumat, 8 Mei 2026

Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan

Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan.

Tayang:
ISTIMEWA
COVID-19 INDIA - Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan. FOTO: dr. Rai 

Oksigen adalah komoditas langka di India, yang telah melaporkan lebih dari 2,5 juta kasus dalam seminggu terakhir.

Negara-negara lain telah mengirimkan tabung oksigen dan konsentrator ke India, yang dapat membantu memproduksi oksigen.

Pemerintah mengirimkan pasokan ke seluruh negeri menggunakan jaringan kereta.

Dr Harsh Vardhan, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, Kamis (27/4/2021) mengatakan bahwa ada cukup oksigen di negara itu dan tidak perlu panik.

"Oksigen sebelumnya tersedia dalam jumlah yang cukup dan sekarang bahkan lebih banyak," katanya kepada wartawan di luar rumah sakit.

"Kami memiliki lebih banyak sumber oksigen yang tersedia di negara ini ... Siapa pun yang membutuhkan oksigen harus mendapatkannya."

Tapi realita di lapangan, rumah sakit masih berjuang.

Mencari oksigen sendiri

Beberapa rumah sakit telah berkicau di Twitter menyuarakan pesan #SOS.

Mereka juga menyebut sejumlah akun resmi, saat meminta lebih banyak oksigen untuk membantu pasien terengah-engah.

Anggota keluarga pasien mengantre berjam-jam di luar pusat pengisian oksigen, memegang tabung oksigen kosong.

Dua belas orang, termasuk seorang dokter, meninggal di satu rumah sakit New Delhi Sabtu (1/5/2021), setelah fasilitas itu kehabisan oksigen, menurut Dr SCL Gupta, direktur medis Rumah Sakit Batra.

Beberapa rumah sakit telah memperingatkan pasien bahwa jika ingin dirawat di rumah sakit, mereka harus mencari oksigen sendiri.

"Kami sekarang telah memberitahu pasien sebelum menerima mereka, bahwa keluarga mungkin harus mendapatkan pasokan oksigen sendiri dalam keadaan darurat jika mereka dirawat di sini," kata Poonam Goyal, seorang dokter senior di Rumah Sakit Panchsheel di utara Delhi, Sabtu (1/5/2021) kepada CNN.

Di luar LLRM, kerabat pasien mondar-mandir menunggu kabar.

Di dalam, administrator LLRM Dr Gyanendra Kumar mengatakan rumah sakit memiliki cukup oksigen, tetapi mereka kekurangan staf.

"Kami tidak menolak siapa pun. Sebelum virus corona, saya belum pernah melihat krisis seperti ini, tapi krisis ini menurut saya kami kelola dengan baik," klaimnya.

(*)

Berita lain tentang Covid-19 India

Baca berita terbaru lainnya di Google

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved