Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan
Frustasi dengan Covid-19 India, Dokter Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Istri Hamil 2 Bulan.
"Ini kembali membawa ke fokus ketegangan emosional yang luar biasa yang dialami dokter dan petugas kesehatan saat menangani krisis Covid-19. Karena situasi yang menbuat frustasi, seorang dokter muda mengakhiri hidupnya ketimbang hidup dalam penderitaan hidup dan emosional orang-orang yang meninggak dalam perawatan," jelas Dr Ravi Wankhedkar, mantan presiden nasional Asosiasi Medis India.
Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan Dr Vivek Rai meninggal karena bunuh diri di kediamannya di Malviya Nagar.
Baca juga: Pasien Covid-19 India 4 Hari Tergeletak di Lantai RS, Meninggal Tanpa Sempat Ditangani
Baca juga: Kondisi Rumah Sakit di India Mengerikan, Pasien Tersiksa Ingin Keluar meski Masih Sakit
Pasien terlantar
Kapasitas rumah sakit di India yang membludak membuat banyak pasien terlantar tanpa perawatan.
Bahkan tak sedikit pasien yang tergeletak di lantai berhari-hari tanpa sempat ditangani.
Pasien berjejal di berbagai sudut rumah sakit, di atas tandu, meja, hingga lantai.
Kapasitas yang membludak itu membuat kondisi seluruh rumah sakit begitu mengerikan.
Pasien yang meninggal begitu saja adalah pemandangan yang biasa.
Salah satunya yang terjadi di Lala Lajpat Rai Memorial Medical College (LLRM), sebuah rumah sakit di kota Meerut, di negara bagian tetangga Uttar Pradesh.
Melansir Kompas.com dengan judul "Pasien Covid-19 India Empat Hari Dibiarkan di Lantai Rumah Sakit Tanpa Perawatan", pasien tergeletak di mana saja dengan kondisi kritis dan membutuhkan oksigen.
Menurut staf rumah sakit, ada sekitar 55 tempat tidur untuk 100 pasien Covid-19 India.
Tapi hanya ada lima dokter.
Beberapa pasien berbaring di lantai.
Salah satunya adalah ibu dua anak Kavita, 32 tahun, berada di lantai rumah sakit selama empat hari, berjuang untuk bernapas.
Dia mengaku belum menerima oksigen, dan telah melihat 20 orang meninggal.
"Aku jadi cemas. Saya takut saya akan berhenti bernapas," katanya melansir CNN pada Senin (3/5/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/asxcvfgh.jpg)