Breaking News:

Nasib Dani dan Masitoh Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Settingan Supaya Dapat Simpati

Kenyataannya Dani dan Masitoh sudah berkeliling Jawa selama satu tahun terakhir sebagai orang jalanan.

Editor: Anne Maria
Tribun Jabar
Nasib Dani dan Masitoh Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Settingan Supaya Dapat Simpati 

Masitoh mengungkapkan, ia sempat kembali ke Bandung seminggu yang lalu.

Setelahnya, mereka kembali melakukan perjalanan.

"Kami dari sini (Cangkuang) ke Cimindi naik angkot. Dari Cimindi naik kereta api ke Purwakarta."

"Purwakarta-Bandung, ongkosnya cuman Rp 7 ribu. Lalu dari Purwakarta ke Cikarang. Mulai dari Cikarang, kami jalan (kaki)," bebernya.

dhttps://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/masitoh-dan-dani-mudik-jalan-kaki.jpg
Dani dan Masitoh (Tribun Jabar)

Dari Cikarang, ujar Masitoh, keluarga kecilnya berjalan menuju Cikampek, Karawang, Subang, dan Indramayu.

Tiba di Indramayu, Dani dan Masitoh mendapat tumpangan bus untuk ke Tegal.

Kemudian, dari Tegal mereka berjalan ke Gombong.

Setibanya di Gombong, Dani dan Masitoh mulai jalan kaki untuk kembali lagi ke Bandung.

"Setahun sebenarnya kami sudah keliling Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat."

"Cuma tidak hanya sambil diam, tapi sambil cari kerja. Tapi itu memang yang namanya cari kerja susah," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved