Breaking News:

PENERTIBAN SIMPANG BARELANG

PENERTIBAN Simpang Barelang, Warga Tolak Mentah SP III: Kami Ingin Dimanusiakan

Warga Simpang Barelang datang ke Kantor Camat Sagulung untuk mempertanyakan surat yang dilayangkan Pemko Batam oleh Tim Terpadu.

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
SIMPANG BARELANG - Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam Muhammad Rudi meninjau jalan di Simpang Barelang, Batam, Selasa (10/3/2020). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setidaknya 300 rumah bakal merasakan dampak proyek pelebaran jalan Simpang Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Ratusan warga yang mendatangi kantor camat Sagulung ini berharap, agar pemerintah dapat memerikan perhatian bagi tempat tinggal mereka.

"Tugas pemerintah itu bukan menggusur, tapi menggusur kemiskinan," tegas seorang warga, Beslan di halaman Kantor Camat Sagulung.

Beslan tak sendiri. Di dekatnya warga Simpang Barelang lainnya menggeruduk Kantor Camat Sagulung itu, Kamis (20/5/2021) sore.

Kedatangan ratusan warga itu bukan tanpa alasan.

Roisyah warga yang tinggal di Simpang Barelang Batam lebih dari 20 tahun sedih rumahnya bakal digusur
Roisyah warga yang tinggal di Simpang Barelang Batam lebih dari 20 tahun sedih rumahnya bakal digusur (TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG)

Mereka ingin mempertanyakan surat penggusuran yang dilayangkan Pemko Batam yang dikeluarkan Tim Terpadu pagi tadi.

Warga Simpang Barelang ini merupakan warga yang bermukim di sepanjang row jalan.

Ada yang memiliki kios, bahkan hunian tempat tinggal.

"Kami bukan tak mau direlokasi. Kami mendukung kok program kemajuan infrastruktur di Batam ini.

Tapi ingat, kami juga manusia yang ingin dimanusiakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved