Breaking News:

842 Pekerja China di Bintan Pulang Kampung, Sisa 1.246 TKA China di KEK Galang Batang

Ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) pulang ke negaranya dan tersisa 1.246 orang yang bekerja

KOMPAS.COM/HADI MAULANA
Ilustrasi Tenaga Kerja Asing (TKA) China bekerja di KEK Galang Batang yang dikelola PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) 

TRIBUNBATAM.id - Ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) China yang bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) pulang ke negaranya.

Mereka yang diklaim datang ke Bintan, Kepri sebagai tenaga ahli dalam rangka pembangunan PLTU dan "smelter" (pabrik pengelolaan bahan tambang).

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Bintan Indra Hidayat menjelaskan, masih ada 1.246 orang TKA China bekerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang yang dikelola PT BAI.

Sisa ribuan TKA tersebut rencananya akan dipulang ke Tiongkok setelah selesai bekerja di perusahaan tersebut.

"Jumlah TKA asal China yang sudah kembali ke negaranya berjumlah 842 orang.

Baca juga: Mudik Dilarang tapi 110 TKA CHINA Carter Pesawat Masuk Indonesia di Hari Pertama Lebaran?

Mereka bekerja berdasarkan kontrak kerja, dalam waktu terbatas dan sesuai izin yang diberikan pemerintah.

Ilustrasi / Sebanyak 29 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang sempat tertunda pemulanganya, akhirnya selesai dipulangkan semua. Sama seperti 10 TKA sebelumnya, ke 29 ini juga dipulangkan ke China melalui jalur Jakarta dan dari Bintan diterbangkan ke Jakarta melalui bandara Raja Haji Fisabililah (RHF) Tanjungpinang sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (3/3/2020) kemarin.
Ilustrasi / Sebanyak 29 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang sempat tertunda pemulanganya, akhirnya selesai dipulangkan semua. Sama seperti 10 TKA sebelumnya, ke 29 ini juga dipulangkan ke China melalui jalur Jakarta dan dari Bintan diterbangkan ke Jakarta melalui bandara Raja Haji Fisabililah (RHF) Tanjungpinang sekitar pukul 11.00 WIB, Jumat (3/3/2020) kemarin. (KOMPAS.COM/HADI MAULANA)

Mereka (sisa ribuan pekerja) akan kembali ke China setelah menyelesaikan kewajibannya," tegasnya, Jumat (21/5/2021).

Dilansir dari situs resmi kepriprov.go.id, Senin (24/5/2021), Indra menjelaskan TKA yang merupakan tenaga ahli dipastikan kembali ke negaranya, kecuali PT BAI meningkatkan kapasitas 'smelter' sehingga membutuhkan daya listrik yang tinggi.

"PT BAI ada rencana meningkatkan kapasitas smelter sehingga akan membangun PLTU dengan kapasitas yang besar.

Tentu dalam proses pembangunan PLTU itu membutuhkan tenaga ahli," ucapnya.

Baca juga: TKA China Berduyun-duyun ke PT BAI Bintan, Benarkah Tak Prioritaskan Pekerja Lokal?

Halaman
12
Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved