Jumat, 10 April 2026

Warga Batam Padati Miniatur Rumah Adat di Golden Prawn, Wisata Murah Meriah

Taman Miniatur Rumah Adat di Golden Prawn termasuk tempat wisata favorit bagi warga Batam. Tak ayal lagi tempat wisata ini kerap ramai.Ini sebabnya

|
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Pengunjung berpose dan bersantai di depan Taman Miniatur Rumah Adat di Golden Prawn, Kecamatan Bengkong Laut, Batam, Selasa (1/6/2021) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rekreasi atau jalan-jalan sore bersama keluarga menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu hampir seluruh warga Batam. Apalagi saat liburan dan di akhir pekan.

Salah satu tempat yang termasuk banyak dikunjungi warga Batam yakni Taman Miniatur Rumah Adat yang terletak di Golden Prawn, Bengkong Laut.

Pantauan TribunBatam.id, Selasa (1/6/2021), ratusan warga Batam tampak memadati tempat wisata murah meriah itu.

Mereka terlihat duduk sembari bernyanyi dan saling canda tawa antara sesama.

Terlihat beberapa anak-anak sedang asyik bermain di sekitar taman miniatur rumah adat itu.

Baca juga: Libur Lebaran, Tempat Wisata di Batam Dibuka, Satgas Covid-19 Tetap Awasi Prokes

Baca juga: Begini Kondisi Objek Wisata Alam Air Terjun Batu Ampar Lingga Saat Momen Lebaran

Taman ini berisi sejumlah rumah adat dari seluruh Indonesia yang sangat indah dan nyaman, sehingga menjadi wisata edukasi yang menarik.

Tempat ini juga menjadi salah satu tempat favorit warga Batam karena tidak dipungut biaya apa pun alias gratis.

Di setiap rumah adat mini itu ada keterangan tentang daerah asal serta ciri khasnya.

Selain tempatnya yang asri, Anda juga bisa menjadikan kawasan miniatur ini sebagai tempat foto selfie bersama keluarga.

"Meski pun murah-meriah, tetapi kawasan wisata ini termasuk tempat wisata favorit bagi warga Batam dan Singapura" kata Daeng (33), penjual makanan ringan di sekitar taman.

Ia mengatakan biasanya saat Hari Raya atau pun Minggu, banyak juga orang luar Batam yang datang ke taman tersebut.

"Dulu sebelum Covid-19 turis asing dari Singapura dan Malaysia sering ke tempat ini " ujarnya lagi.

Selain miniatur rumah adat, di sekitar taman tersebut juga terdapat beberapa patung hewan. Mulai dari hewan liar sampai ke satwa yang dilindungi dengan ukuran yang berbeda-beda.

Replika hewan tersebut hampir menyerupai bentuk aslinya, seperti gajah, panda, beruang, badak bercula satu, koala, kuda Nil, kuda, singa, jerapah, macan, dan masih banyak lagi.

"Saya sering ke sini bersama keluarga. Karena di sini tempatnya bagus dan gratis," kata Susan (32), warga Batu Aji sambil mengawasi anak-anaknya berlarian di dalam taman yang asri itu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved