Breaking News:

HUMAN INTEREST

UMKM Bintan Terpukul Dampak Pandemi, Omzet Bengkel Eman Terjun Payung Akibat Corona

Setidaknya sudah 2 tahun belakangan ini, omzet usaha Bengkel Eman turun drastis akibat pandemi Covid-19 di Bintan.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Warga Bintan Eman saat menservis sepeda motor pelanggan di bengkelnya. Pelaku UMKM Bintan begitu merasakan dampak dari pandemi Covid-19. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Kondisi pandemi Covid-19 benar-benar memukul sektor usaha.

Termasuk pelaku Usaha Kecil Mikro Menengah atau UMKM Bintan.

Omzet yang menurun begitu mereka rasakan sejak pandemi ini, Eman salah satunya.

Pemuda yang membuka usaha bengkel sejak 3 tahun terakhir benar-benar berjuang agar usahanya tetap bertahan.

Setidaknya sudah dua tahun belakangan ini, pria 33 tahun itu menghadapi masa-masa sulit.

Sebut saja dari omzetnya yang menurun begitu drastis.

Ramadhan 2021 di Bintan, Pedagang Takjil Keluhkan Sepinya Pembeli, Imbas Pandemi. Foto warga membeli takji dan makanan berbuka puasa di Simpang Jalan Lintas Barat, Km 16, Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Rabu (21/4/2021).
Ramadhan 2021 di Bintan, Pedagang Takjil Keluhkan Sepinya Pembeli, Imbas Pandemi. Foto warga membeli takji dan makanan berbuka puasa di Simpang Jalan Lintas Barat, Km 16, Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Rabu (21/4/2021). (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Bengkel yang berlokasi di Kijang Jalan Barek Motor Bintan tersebut memang dikenal banyak pelanggan.

Tapi kini, perlahan namun pasti bengkelnya sepi.

Eman mengungkapkan, sebelum adanya covid-19 di Bintan, ia bisa memperoleh Rp 1,4 juta dalam satu hari.

Sejak munculnya Virus Corona di Bintan, pendapatannya sehari terjun payung hanya Rp 500 ribu-an.

Halaman
12
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved