Breaking News:

PPDB 2021

PPDB di Karimun, Ijazah TK Diusulkan Jadi Syarat Wajib Masuk SD

Nyimas Novi Ujiani menyebut pihaknya sudah pernah menyarankan Pemkab Karimun untuk menjadikan ijazah PAUD atau TK syarat masuk SD

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
PPDB di Karimun, Ijazah TK Diusulkan Jadi Syarat Masuk SD. Foto Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani beberapa waktu lalu 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Karimun akan dilakukan secara serentak pada 28 Juni 2021 mendatang.

Terkait PPDB SD di Karimun ini, ada usulan untuk menjadikan ijazah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai syarat masuk ke jenjang pendidikan yang harus diperkuat dengan Peraturan Bupati (Perbup).

Usulan tersebut disampaikan oleh perwakilan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), dalam reses yang digelar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani di Aula Darunnadwah Masjid Agung Kabupaten Karimun, pada Senin (14/6/2021).

Dalam reses tersebut juga dihadiri para perwakilan organisasi perempuan yang tergabung di dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta Himpaudi dan IGTKI.

"Kami mohon dan mengusulkan, salah satu syarat untuk masuk SD adalah melampirkan ijazah dari PAUD atau TK," ujar seorang perwakilan pengurus IGTKI Kabupaten Karimun yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Hari Pertama PPDB SMP di Anambas, sudah 50 Calon Siswa Mendaftar ke SMPN 2 Siantan

Usulan tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya lembaga pendidikan yang mengelola kurang dari 15 murid, maka PAUD atau TK tidak lagi mendapatkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

Sementara kondisi di masa pandemi Covid-19 saat ini, dinilai cukup sulit mendapatkan peserta didik.

Bahkan menurut perwakilan guru TK tersebut, asumsi masyarakat saat ini banyak orang tua yang merasa tidak perlu memberikan pendidikan bagi putra-putri mereka ke PAUD ataupun TK.

Karena pemikiran itu, membuat hampir semua lembaga pendidikan yang baru beberapa tahun berdiri, merasa kesulitan mencari siswa baru.

"Mohon maaf untuk sekolah-sekolah yang sudah lama atau yang sudah senior mungkin tidak sulit mencari peserta didik baru," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved