Breaking News:

Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang, Dinkes Minta Guru sudah Divaksinasi Covid19

Dinas Kesehatan meminta sebelum belajar tatap muka di Tanjungpinang dilaksanakan, para guru maupun tenaga pendidik dan administrasi sudah divaksinasi

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Plt Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Nugraheni/ Belajar Tatap Muka di Tanjungpinang, Dinkes Minta Guru sudah Divaksinasi Covid19 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Belajar tatap muka secara terbatas dan bertahap segera diterapkan di Tanjungpinang pada 12 Juli mendatang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang menyerukan agar setiap Satuan Pendidikan menerapkan penegakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Selain penegakkan prokes, beberapa prosedur saat belajar tatap muka juga harus diperhatikan dan dijalankan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang, Nugraheni meminta agar ketersediaan sarana dan prasarana protokol kesehatan menjadi hal utama yang disediakan oleh tiap satuan pendidikan.

"Banyak ya, yang jelas 3 M itu. Terus kapasitas ruangannya dibatasi mungkin bisa 30 atau 50 persen dari kapasitas yang biasanya. Terus juga tersedia sarana cuci tangan yang siap digunakan setiap saat," katanya, Sabtu (19/6/2021).

Lebih lanjut, peran ketersediaan duta prokes juga penting sebagai wujud pengawasan pengetatan protokol kesehatan bagi para penghuni yang ada di sekolah.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Anambas Bakal Digelar Juli 2021, Guru Diminta Ikut Vaksinasi

"Yang pasti terus memakai masker dan kita harapkan juga harus ada duta prokesnya di situ," sebutnya.

Nugraheni menerangkan, sebelum belajar tatap muka dilaksanakan, para guru maupun tenaga kependidikan dan tenaga administrasi lainnya harus telah divaksin Covid-19.

"Salah satu yang akan kita terapkan di SOP kalau sudah mulai pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Pasalnya, guru maupun tenaga pendidik merupakan pelayan publik yang seharusnya menjadi garda terdepan melayani masyarakat.

"Guru itukan termasuk pelayan publik dan pelayan publik itu harus sudah divaksin semua, tapi karena kedatangan vaksin secara bertahap maka belum semuanya. Maka kita akan dorong percepatan itu sebelum memasuki pembelajaran tatap muka," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Mulia Wiwin menyebutkan, persentase guru yang sudah divaksin telah mencapai 81 persen.

"Kita pun masih terus mensosialisasikan agar tingkat persentase guru divaksin ini lebih meningkat sebelum pembelajaran tatap muka dimulai," ucapnya.

Wiwin mengemukakan, masih ada tenaga kependidikan yang belum divaksin dengan berbagai faktor penyebab yang ada.

"Kemaren kita adakan sosialisasi kepada rekan-rekan TTK yang mungkin belum bersedia untuk divaksin, sosialisasi melalui Dinkes dan kita datangkan ustaz ya," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved