Breaking News:

OTT DI BINTAN

Oknum Tata Usaha Kejaksaan Ditangkap Tim Kejati Kepri, Mengaku Jaksa Peras Kades

Dua oknum pegawai tata usaha yang ditangkap berdinas di Kejari Bintan dan Kejari Tanjungpinang. Tim Kejati Kepri juga mengamankan seorang warga sipil.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
OTT DI BINTAN - Asintel Kejati Kepri Agustian saat konferensi pers di Kejati Kepri. Dua oknum pegawai tata usaha dan seorang waga sipil diamankan karena memeras kepala desa di Bintan, Rabu (30/6). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.com - Dua Oknum Pegawai Kejaksaan di Kepri harus berurusan dengan hukum.

Mereka ditangkap tim Kejari Bintan yang diback up oleh Tim Kejati Kepri.

Keduanya, yakni oknum pegawai tata usaha Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan inisial BI dan pegawai tata usaha Kejaksaan Negeri Tanjungpinang inisial MR.

Tidak hanya itu seorang warga sipil berinisial RR juga turut diamankan dalam penangkapan tersebut.

Ketiganya diamankan di salah satu rumah makan di Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Rabu (30/6) malam.

Mereka terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat memeras salah satu kepala desa di Kabupaten Bintan.

Sekelompok orang tak dikenal geruduk Kantor Kejari Bintan, Senin (7/6/2021)
Sekelompok orang tak dikenal geruduk Kantor Kejari Bintan, Senin (7/6/2021) (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Modusnya, mereka mengaku sebagai jaksa dengan menyampaikan ada kasus terkait dugaan korupsi dalam penggunaan dana desa.

Mereka pun memeras kades dengan meminta uang. Kades itupun memberikan uang sebesar Rp 50 juta.

Asisten Intelijen Kejati Kepri Agustian Sunarya mengatakan, penangkapan bermula ketika intelijen Kejari Bintan mendapat informasi bahwa ada dua orang yang mengaku sebagai jaksa dari Kejati Kepri dan Kejari Bintan.

Hal ini selanjutnya dilaporkan ke Asintel Kejati Kepri dan dilakukan penyelidikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved