Breaking News:

INFO CUACA

INFO CUACA KEPRI, BMKG Minta Warga Anambas Waspada Potensi Cuaca Ekstrem

Secara umum, BMKG Kelas III Tarempa memprediksi tinggi gelombang Anambas masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
Tribunbatam/Septyan Mulia Rohman
CUACA ANAMBAS - Langit gelap sekitar Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri Selasa (24/1/2017). BMKG Kelas III Tarempa meminta warga untuk waspada potensi cuaca ekstem. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tarempa meminta Warga Anambas akan adanya potensi dini cuaca.

BMKG Kelas III Tarempa memprediksi potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai kilat dan petir disertai angin kencang.

Kondisi ini diprakirakan terjadi sejak Minggu (4/7) pagi hingga malam hari.

Sementara untuk tinggi gelombang Anambas diprediksi masih aman.

Dimana untuk wilayah Utara Anambas tinggi gelombang 0,5 meter-1,25 meter, dan wilayah Selatan Anambas 0,5 meter - 1,25 meter.

Kemudian untuk suhu udara menunjukkan 25 derajat celsius sampai 33 derajat celsius, dengan kelembapan udara 65-95 persen, dan kecepatan udara 30 kilometer per jam.

CUACA - Kondisi cuaca Anambas di Pelabuhan Sri Siantan, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (6/10/2020).
CUACA - Kondisi cuaca Anambas di Pelabuhan Sri Siantan, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (6/10/2020). (TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA)

"Kondisi cuaca ini akan terjadi dari pagi hari hingga malam hari, mulai dari kondisi cuaca berawan hingga hujan ringan," ucap Kepala BMKG Kelas III Tarempa Sirajul Munir kepada TribunBatam.id.

Musim Utara dan Warga Laut Natuna Utara

Suara klakson yang khas itu terdengar memecah siang di Tarempa.

Sebagian masyarakat sudah paham benar suara klakson yang terdengar panjang yang berasal dari Pelabuhan Tarempa itu.

Kapal Pelni Bukit Raya dengan kapasitas penumpang mencapai 970 orang itu tiba dan mencoba sandar di pelabuhan sekitar pukul 11.00 WIB.

Tak ada yang berbeda dari aktivitas bongkar muat penumpang dan barang seperti kedatangan kapal andalan warga Anambas ini.

Yang berbeda mungkin hanya cerita sejumlah penumpang yang merasakan gelombang laut saat perjalanan dari Kijang Kabupaten Bintan ke Anambas.

"Ombaknya kuat, pulau masih nampak saja sudah terasa ombak itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved