Rabu, 13 Mei 2026

BATAM TERKINI

TERBANG dari Bandara Hang Nadim Batam tak Bisa Lagi Pakai Hasil Tes GeNose C19

Layanan GeNose C19 di Bandara Hang Nadim Batam dihentikan sementara menyusul adanya aturan yang mengharuskan melampirkan tes antigen atau PCR.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Ruangan Tes GeNose di Bandara Hang Nadim Batam tampak ditutup, Selasa (6/7/2021). 

Diakuinya di SE Nomor 14 dan 45 Tahun 2021 tak ada lagi wilayah yang memberlakukan GeNose dari tanggal 3 juli 2021 hingga 20 Juli 2021. Sehingga pihaknya menutup layanan di Bandara Hang Nadim.

"Kita minta sama penyelenggaranya ditutup sesuai arahan KKP," katanya.

Pantauan Tribun di Bandara Internasional Hang Nadim, penumpang yang melakukan keberangkatan hanya menggunakan tes antigen dan PCR tes. Tak hanya itu, kursi-kursi pendaftaran tes antigen juga tampak sepi pengunjung.

"Sepi sebagian sudah tes PCR. Nah ada juga yang sudah tes antigen dari luar," katanya.

Lantas kapan dibuka kembali? Benny menuturkan pihaknya akan membuka kembali menunggu Surat Edaran yang baru.

Seperti diketahui layanan GeNose berlaku sejak Kamis (8/4/2021) di Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepri.

Beroperasinya layanan ini, dipertegas dengan surat Kementerian Perhubungan/ Kemenhub melalui Dirjen Perhubungan Udara nomor AU.201/9/4/DJPU.DRP-2021 tertanggal 7 April 2021 tentang pelaksanaan GeNose C19 di Bandar Udara.

Selain Bandara Hang Nadim Batam, Kemenhub diketahui juga mengizinkan Bandara Ngurah Rai Bali untuk menerapkan layanan GeNose ini.

"Data terakhir kami terima, rata-ratanya tinggal 2 ribu penumpang untuk keberangkatan," ungkap Benny saat dikonfirmasi Tribun Batam, Selasa (6/7/2021).

Biasanya, lanjut Benny, jumlah penumpang di terminal keberangkatan bisa mencapai 3 ribu sampai 4 ribu orang tiap harinya.

"Turunnya sejak aturan mulai efektif diberlakukan pada tanggal 3 Juli lalu," ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, pengetatan aturan di Bandara Hang Nadim Batam sendiri mulai efektif pada tanggal 5 Juli 2021. Ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

"Aturan itukan sebetulnya efektif tanggal 3 sampai 20 Juli. Kemudian kami sepakat untuk diberlakukan tanggal 5, menimbang persiapan yang ada. Termasuk mempertimbangkan kondisi calon penumpang yang telah membeli tiket," jelasnya.

Untuk jumlah penumpang di areal kedatangan juga tampak sepi dari biasanya.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan suasana di areal keberangkatan. Dimana, masih terlihat sejumlah calon penumpang bersiap untuk masuk ke Check in Counter di tiap maskapai.

"Total penumpang di kedatangan selama tiga hari hanya 8.439 orang dengan rincian, jumlah penumpang datang pada tanggal 3 Juli sebanyak 2.761 orang, tanggal 4 Juli 2.169 orang, dan tanggal 5 Juli 3.509 orang,” terang Benny. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved