Breaking News:

BERITA SINGAPURA

Singapura Berdamai dengan Covid-19, Mulai Besok Larang Warga Indonesia Berkunjung

Singapura memulai tahapan hidup berdampingan dengan Covid-19, Senin (12/7/2021). Namun sisi lain negeri Singa itu melarang kunjungan warga Indonesia

Editor: Agus Tri Harsanto
ROSLAN RAHMAN / AFP
SINGAPURA - Pemandangan gedung distrik bisnis keuangan di Singapura pada 28 Juni 2021. Mulai 12 Juli 2021, Singapura memulai tahapan hidup berdamai dengan Covid-19. (ROSLAN RAHMAN / AFP) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Singapura memulai tahapan hidup berdamai dengan Covid-19, Senin (12/7/2021). Namun sisi lain negeri Singa itu melarang kunjungan warga Indonesia.

Selain warga Indonesia, Singapura juga melarang wisatawan yang memiliki riwayat perjalanan ke ke Indonesia dalam kurun 21 hari terakhir.

Aturan memperketat kunjungan dari Indonesia berlaku mulai 12 Juli 2021.

Melansir dari situs web resmi pemerintah, Singapura mengurangi kedatangan dari Indonesia karena melonjaknya Covid-19.

Beberapa wilayah di Indonesia termasuk Batam saat ini sedang menerapkan PPKM Darurat.

Mulai 12 Juli 2021, wisatawan ke Singapura harus menunjukkan hasil negatif tes Covid-19 melalui tes PCR yang diambil dalam waktu 48 jam sebelum keberangkatan ke Singapura.

Wisatawan yang mendarat di Singapura tanpa hasil negatif Covid-19 yang valid tidak akan diizinkan masuk ke negara tersebut.

Baca juga: Singapura Perketat Akses Masuk WNI Per Senin 12 Juli 2021 Gegara Kasus Covid-19 Indonesia Naik

Sedangkan untuk penduduk permanen dan pemegang izin tinggal jangka panjang di Singapura yang tidak mematuhi aturan terbaru akan dibatalkan izinnya.

Selain aturan baru tersebut, seluruh wisatawan juga harus mematuhi beberapa aturan lainnya:

  • Tinggal di fasilitas Stay-Home Notice (SHN) selama 14 hari.
  • Melakukan tes PCR setibanya di Singapura dan tes PCR kembali pada hari ke-14 setelah mendarat.
  • Melakukan tes rapid antigen sesampainya di Singapura dan melakukan tes kembali pada hari ketiga, ketujuh, dan ke-11 setelah mendarat.

Adapun menurut https://safetravel.ica.gov.sg/, tes rapid antigen dan tes PCR diperuntukkan bagi wisatawan dari negara dan wilayah berisiko tinggi, salah satunya Indonesia.

Melalui situs webnya, Kementerian Kesehatan Singapura menulis bahwa aturan di perbatasan akan terus diperbarui berdasarkan situasi terkini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved