CORONA KEPRI
Tanjungpinang PPKM Darurat, Warga Belum Vaksin Corona Dilarang Masuk Pasar
Hari pertama PPKM Darurat Tanjungpinang, sejumlah warga pun coba jalan pintas masuk ke permukiman warga.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Warga Tanjungpinang yang bekum divaksin corona tak diperkenankan masuk pasar selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/ PPKM Darurat.
Ini disampaikan Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Arsha dengan tujuan mencegah munculnya kasus baru covid-19 selama PPKM Darurat Tanjungpinang.
Selain itu, warga yang melewati kawasan Jalan Merdeka tanpa tujuan akan diarahkan untuk pulang.
Pihaknya mengarahkan kepada warga untuk mendapat vaksin bagi mereka yang belum.
Seperti diketahui PPKM Darurat Tanjungpinang mulai berlaku hari ini, Senin (12/7/2021).
Terdapat beberapa titik penyekatan yang dilakukan.

Petugas baik dari Kepolisian, TNI hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berjaga ketat di setiap titik termasuk juga di akses jalan menuju Pasar Baru.
"Kalau mau ke pasar kita minta tunjukan surat vaksinnya. Kalau belum ada, tidak dibolehkan untuk memasuki pasar.
Kami harap masyarakat untuk paham dengan kondisi ini.
Jangan keluar rumah jika tidak penting," tegasnya kepada TribunBatam.id.
Sementara di perbatasan Tanjungpinang dan Bintan, sejumlah pengendara yang takut diperiksa petugas di posko penyekatan PPKM Darurat Tanjungpinang terpaksa mengambil jalan pintas masuk permukiman warga.
Jalan Km 16 Desa Toapaya Selatan Kabupaten Bintan contohnya.
Pantauan TribunBatam.id di posko penyekatan, sejumlah pengendara baik roda dua dan empat dari Bintan menuju Tanjungpinang dan sebaliknya dilakukan pemeriksaan oleh petugas gabungan.
Namun, ada sejumlah pengendara roda dua dan empat membelokkan kendaraannya menuju Jalan Tri Wijaya untuk menghindari petugas pemeriksaan agar tidak putar balik.

Jalan tersebut mengarahkan para pengendara kearah kawasan lokalisasi Km 15 dan bisa tembus kearah Km 14 jalan Senggarang maupun Km 15 Tanjungpinang.