Breaking News:

CORONA KEPRI

Ada PPKM Darurat, Anggota DPRD Kepri Ini Minta Pemda dan Swasta Bantu Warga Terdampak

Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin mengajak pemda, pihak swasta dan investor gotong-royong bantu meringankan beban warga terdampak PPKM Darurat

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Ada PPKM Darurat, Anggota DPRD Kepri Ini Minta Pemda dan Swasta Bantu Warga Terdampak. Foto Anggota DPRD Provinsi Kepri, Komisi IV Dapil Batam, Wahyu Wahyudin 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil IV Wahyu Wahyudin memberikan tanggapannya terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat di Batam.

Diketahui, ada dua daerah di Kepri yang menerapkan aturan PPKM Darurat akibat meningkatnya kasus covid-19 sejak Senin, 12 Juli 2021. Yakni Batam dan Tanjungpinang.

Dalam hal ini, Wahyu meminta pemerintah daerah juga mesti memikirkan solusi agar masyarakat mampu bertahan selama aturan tersebut diterapkan.

Pasalnya selama kegiatan itu, aktivitas masyarakat juga terbatas.

Tidak hanya pemerintah daerah, Wahyu juga mengajak pihak-pihak swasta, para investor di Kota Batam untuk gotong-royong membuat gerakan sosial, sehingga bisa meringankan beban masyarakat.

Baca juga: Banjir Pujian, Begini Aksi Simpatik Driver GoCar Batam kepada Aparat yang Berjaga saat PPKM Darurat

"Meskipun tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan sandang, pangan dan papan, minimal kita berikan bantuan sosial bisa berupa sembako dan uang tunai untuk masyarakat agar mampu bertahan hidup.

Bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab kita sebagai pemerintah," ujar Wahyu.

Amsakar: Kami Minta Maaf

Sementara itu diketahui, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat telah berlangsung selama 6 hari.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyimpulkan berbagai aturan yang dilakukan sudah berjalan efektif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved