Hidup di Batam Sulit Kian Dipersulit Saat Ini: Saya Tak Bisa Kerja Sejak Virus Corona Ada
Rakyat yang susah diperparah dengan aturan pemerintah menghalau Covid-19 dengan menerapkan PPKM Darurat yang kini telah ganti nama jadi PPKM Level 4
Untuk makan saja, sekarang ia benar-benar kesulitan.
Kondisi Covid-19 di Batam membuat Jamal saat ini hidup tanpa ada pekerjaan yang menghasilkan uang.
Hal ini diperparah lagi dengan adanya PPKM Level IV Batam yang diterapkan hingga 25 Juli 2021.
"Saya tak bisa kerja lagi sejak virus corona di Batam.
Cuci mobil tempat saya bekerja ditutup total karena sepi," kata Jamal, Rabu (21/7/2021).
Untuk makan sehari-hari saja, Jamal berharap bantuan dan uluran tangan dermawan warga setempat.
Tidak hanya makan, urusan tempat tinggal saja ia harus rela mennumpang di rumah teman.
Sering kali ia tidur di musala tak jauh dari Rumah Sakit Harapan Bunda Batam.
Saat ini Jamal hanya seorang diri tinggal di Batam.
Dia pernah menikah dan memiliki seorang anak perempuan yang saat ini sudah berusia 17 tahun.
Semenjak bercerai tahun 2017 yang lalu, ia mengaku tidak pernah berkomunikasi lagi dengan mantan istri dan anak semata wayangnya.
"Di Batam saya tidak ada saudara hanya ada teman satu kampung saja," ujarnya sembari sesekali mengusap air mata.
Dari hati kecilnya, Jamal berharap adanya bantuan dari Pemko Batam atau warga Batam untuk meringankan beban hidupnya.
"Semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga ekonomi Batam kembali pulih dan saya bisa bekerja seperti dulu lagi," harap Jamal.
Baca juga: Aturan Lengkap Perpanjangan PPKM Sesuai Surat Edaran Gubernur Kepri
Baca juga: 83 Pasien Covid-19 di Lingga Sembuh, Kasus Baru Tambah 71 Orang
Baca juga: Saat COVID-19 Menggila Crazy Rich Indonesia Ramai-ramai Terbang ke Amerika
.
.
.
Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/warga-batam-terimbas-pandemi-dan-ppkm-batam-1.jpg)