Breaking News:

CORONA KEPRI

Warga Bintan Berurai Air Mata Ceritakan BLT Covid-19: Sudah Beberapa Bulan Belum Cair

Uang BLT Rp 300 ribu yang diterima seorang warga Bintan ini begitu disyukurinya. Ia sampai menitikkan air mata menceritakannya.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Pedagang otak-otak di kawasan Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban Bintan Rika sedang melayani pembeli, Jumat (23/7/2021). Orang tuanya kini sudah beberapa bulan belum mendapat BLT. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Seorang warga Bintan, Nini sampai menitikan air mata ketika menceritakan BLT yang diterimanya.

Wanita warga Kampung Jeruk, Kecamatan Bintan Utara ini rutin mendapat Rp 300 ribu setiap bulannya.

Uang itu pun, lalu ia berikan untuk putrinya yang mengalami kesulitan ekonomi saat pandemi Covid-19.

Dagangan otak -otak putrinya yang bisa ditemukan di kawasan Pelabuhan Roro ASDP Tanjungpinang itu sepi pembeli.

Apalagi sejak penerapan PPKM gegara kasus covid-19 di Bintan terus saja naik.

BERHARAP BLT-Tempat usaha David mencari rezeki di masa pandemi Covid-19. David sangat berharap bisa mendapat bantuan BLT UMKM dari pusat
BERHARAP BLT-Tempat usaha David mencari rezeki di masa pandemi Covid-19. David sangat berharap bisa mendapat bantuan BLT UMKM dari pusat (TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA)

Hingga Bintan Zona Merah Covid-19.

Sayangnya bantuan langsung tunai yang itu tak pernah diterimanya lagi oleh perangkat lingkungan sejak beberapa bulan terakhir.

"Saya kan tinggal sama putri saya, uang itulah yang kadang saya berikan kepada putri saya untuk membantu perekonomian di rumah.

Salah satunya untuk kebutuhan makan," katanya sembari mengusap air matanya kepada TribunBatam.id, Selasa (27/7/2021).

Ia mengaku belum menanyakan kepada RT di kampungnya mengapa bantuan itu tidak ada lagi diberikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved