Breaking News:

KEPRI TERKINI

Rancang Pembangunan 5 Tahun, DPRD dan Pemprov Kepri Kumpulkan Masalah Investasi hingga Pendidikan

Pansus DPRD dan Pemprov Kepri mulai mengumpulkan masalah yang dihadapi di Kepri sebagai dasar menyusun rencana pembangunan 5 tahun mendatang.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Pansus DPRD dan Pemprov Kepri mulai mengumpulkan masalah yang dihadapi di Kepri sebagai dasar menyusun rencana pembangunan 5 tahun mendatang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - DPRD Kepulauan Riau (Kepri) menggelar rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 di Graha Kepri, Batam, Kamis (26/7/2021).

Rapat yang dipimpin Taba Iskandar sebagai Ketua Pansus tersebut mendengarkan pemaparan Sekretaris Daerah Lamidi tentang RPJMD 2021-2026.

“Sekarang kita beri kesempatan kepada Pak Sekda untuk memaparkan RPJMD 2021-2026 secara umum, kemudian nanti kita bahas satu per satu sesuai dengan prioritas yang telah dituangkan dalam visi Gubernur dan Wakil Gubernur,” Kata Taba Iskandar.

Selain pemaparan dari Sekda, dalam rapat pertama pansus tersebut juga dibahas mengenai sinkronisasi daftar inventarisir masalah (DIM). 

“Setelah mendengar pemaparan dari pak Sekda kita lanjutkan dengan inventarisir masalah, kita sesuaikan berdasarkan skala prioritas dan kemudian kita bongkar satu per satu permasalahannya dan kita carikan solusinya,” jelas Taba. 

Anggota Pansus Hanafi Ekra menyoroti beberapa hal yang disampaikan dalam pemaparan RPJMD 2021-2026 oleh Sekda.

“Permasalahan isu strategis tentang adanya ambisi dari beberapa negara tetangga yang akan berinvestasi di daerah kita ini,” terang Hanafi.

Isu seperti itu menurutnya juga harus dimasukkan ke dalam RPJMD Kepri mengingat wilayah kita yang strategis berada di bagian terdepan dan berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga.

Selain itu permasalahan pendidikan yang muncul setiap tahun, setiap awal tahun ajaran baru tentang penerimaan anak didik baru Sekolah Menengah Atas (SMA) yang selalu saja kekurangan kelas.

“Belum lagi persoalan perang harga minyak dunia, di mana daerah kita ini merupakan penghasil minyak dan gas bumi tetapi kita mendapatkan minyak dengan harga yang mahal,” ujarnya.

Baca juga: Hari ini Bupati Natuna Serahkan Bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni Bagi Warga Bunguran Utara

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved