Breaking News:

BERITA MALAYSIA

Setelah Dilantik PM Malaysia Ismail Sabri segera Umumkan Anggota Kabinet, Ini Katanya

PM Malaysia Ismail Sabri Yakoop menyebut pengumuman nama anggota kabinetnya akan dilakukan setelah usulannya disetujui Raja Sultan Abdullah Ahmad Shah

Editor: Dewi Haryati
Arif KARTONO / AFP
Setelah Dilantik PM Malaysia Ismail Sabri segera Umumkan Anggota Kabinet, Ini Katanya. Foto Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob (kanan) melambaikan tangan saat meninggalkan markas partai United Malays National Organization (UMNO) untuk bertemu dengan Raja Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Kuala Lumpur pada 19 Agustus 2021. 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Setelah dilantik sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia, Sabtu (21/8/2021) lalu, Ismail Sabri Yakoob akan mengumumkan anggota kabinetnya.

Namun belum lagi pengumuman itu dilakukan, nama-nama yang diklaim masuk dalam daftar kabinetnya telah viral.

Terkait hal ini, Perdana Menteri baru Malaysia itu meminta masyarakat tidak percaya.

Ismail Sabri menyebut daftar nama yang beredar itu palsu.

Namun satu hal yang pasti, dikutip dari Tribunnews.com, Ismail Sabri Yaakob mengatakan para pemimpin oposisi tidak akan dipilih dalam kabinet barunya.

Baca juga: Biodata Ismail Sabri Yaakob Perdana Menteri Malaysia, UMNO Kembali Berkuasa

Baca juga: President Joko Widodos Message to Malaysias New Prime Minister, Ismail Sabri Yaakob

Ia menyebut karena Pemerintah Federal yang baru bukanlah pemerintahan persatuan, dilansir The Straits Times.

"Mereka tidak berpartisipasi dalam Kabinet. Tidak ada pemerintahan yang bersatu dengan oposisi," kata Ismail kepada wartawan di Yan, Kedah, Senin (23/8/2021).

Soal kapan waktu pengumuman itu, ia akan membuat pengumuman tentang anggota kabinetnya setelah Raja Sultan Abdullah Ahmad Shah menyetujui susunan yang diusulkan.

"Saya harus menyampaikan daftar itu kepada Yang di-Pertuan Agong dulu. Baru setelah Raja menyetujuinya baru saya akan mengumumkannya," katanya.

Ditanya siapa yang akan menjadi wakilnya, Ismail mengatakan dia akan mempertimbangkan semua pihak yang terlibat.

Komentar Ahli

Analis politik mengatakan sangat penting bagi Ismail untuk membuat Kabinetnya berdiri dan berjalan untuk menangani pandemi Covid-19 dan untuk mengatasi masalah ekonomi.

Tiga bulan ke depan disebut akan menjadi periode kritis ketika negara meneliti apakah Ismail akan memenuhi janjinya.

Profesor Shamsul Amri Baharuddin dari UKM Institute of Ethnic Studies mengatakan, Ismail diharapkan bisa membentuk Kabinet yang bisa bekerja lebih banyak dan lebih sedikit bicara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved