Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kepri Turun, Begini Pengakuan Penggali Makam di Natuna dan Batam

Sejak awal tahun 2021, pihak Kecamatan sama sekali belum membayar uang pemakaman pada pihak terkait.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
PENGGALI MAKAM - Para penggali kubur di TPU khusus covid-19 terus bekerja keras menggali kubur untuk jenazah pasien yang meninggal dunia. 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, KEPRI - Pemakaman jenazah Covid-19 di Natuna ternyata masih menyisakan utang. Selama ini, proses pemakaman jenazah Covid-19 dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur di bawah Koordinator Plt. Camat Bunguran Timur, Hamid Asnan.

Sejak awal tahun 2021, pihak Kecamatan sama sekali belum membayar uang pemakaman pada pihak terkait.

Padahal, prosesi pemakaman jenazah Covid-19 melibatkan banyak pihak. Tak cuma penggali liang lahat, pengrajin peti hingga penjual kain kafan pun turut terlibat. Pihak Kecamatan memesan langsung peti jenazah pada masyarakat setempat.

"Kita pesan langsung dari masyarakat, nilainya Rp 2 juta lebih lah untuk satu jenazah," ujar Hamid.

Nilai itu merupakan total harga peti dan kain kafannya. Hingga kini, pihak Kecamatan masih mempunyai utang pada petugas penggali kubur dan pengrajin peti jenazah.

Baca juga: Suka Duka Relawan Covid-19 di Natuna, Agung: Orang Pikir Kami Dapat Banyak Duit

RELAWAN COVID-19 - Relawan Covid-19 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau tengah menggotong peti jenazah pasien Covid-19 menuju ke tempat pemakaman umum.
RELAWAN COVID-19 - Relawan Covid-19 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau tengah menggotong peti jenazah pasien Covid-19 menuju ke tempat pemakaman umum. (TRIBUNBATAM.id/Jaliyah)

Utang itu menumpuk sejak awal tahun 2021 dan belum ada satu pun yang dibayarkan. Saat ditanya mengenai total biaya yang dihabiskan untuk pemakaman 1 jenazah, Hamid mengaku belum mengetahui secara pasti. Sebab, sampai sekarang belum adan Standart Satuan Harga (SSH) yang disahkan.

"Nilai total berapa biaya yang dihabiskan untuk pemakaman kita belum punya panduannya, tapi sudah kita ajukan kepada Satgas Kabupaten," tambah Hamid.

Menurut Hamid, sejauh ini yang telah diketahui pihaknya biaya untuk pemulasaran baru penetapan biaya peti jenazah dan kain kafan.

Anggaran penulasaran jenazah Covid-19 di Natuna berasal dari anggaran biaya tak terduga Pemkab Natuna. "SSH belum disetujui dan ditandatangani oleh Bupati jadi tak tau berapa besaran yang ditetapkan,"pungkas Hamid Asnan.

Baca juga: PERJUANGAN Mira Demi Mengenyam Bangku Kuliah, Mengais Rezeki Jadi Relawan Covid-19 di Batam

RELAWAN - Capture layar video viral relawan pemakaman jenazah Covid-19 joget-joget di pinggir liang lahat kuburan yang telah digali
RELAWAN - Capture layar video viral relawan pemakaman jenazah Covid-19 joget-joget di pinggir liang lahat kuburan yang telah digali (Facebook)

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved