Selasa, 28 April 2026

BATAM TERKINI

Helmy Hemilton Laporkan Hakim PN Batam ke MA Hingga KY Buntut Dugaan Penganiayaan

Helmy Hemilton lewat kuasa hukumnya mengungkap alasan hingga melaporkan hakim PN Batam ke Mahkamah Agung ke Komisi Yudisial.

|
TribunBatam.id/Zabur Anjasfianto
Penasihat hukum Helmy Hemilton, DR Alwan Hadiyanto SH, MH. Pihaknya melaporkan hakim PN Batam ke Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY). (TRIBUNBATAM.id/ZABUR ANJASFIANTO) 

Saat itu ada orang yang membuat kemacetan, Helmy kemudian turun dari mobil untuk mengetahui penyebabnya dan sempat ingin melerai pertikaian saat itu.

"Saat baru menanyakan, hai ada apa.

Klien kami langsung dipukul dari arah belakang.

Spontan saja klien kami itu jatuh dan tersungkur ke jalan.

Belum lagi sempat berdiri, sejumlah orang langsung memukul dan menendangnya.

Setelah klien kami tak berdaya, sejumlah orang yang mengeroyok tadi langsung pergi," katanya, Selasa (4/5/2021).

Dengan kondisi sudah babak belur itu, Helmy Hemilton berusaha beridiri dan pelan-pelan menuju ke kendaraan yang diparkirnya itu.

Baca juga: SOAL Kabar Pengeroyokan di Punggur, Saksi Mata Ungkap Fakta Sebenarnya, Cekcok Masalah Uang

Baca juga: Adik Kombes Herry Heryawan Sekarat di Harbour Bay Batam, Helmy Hamilton Dikeroyok Cari Makan Sahur

Dalam kondisi kritis itu, Helmy langsung pergi ke Rumah Sakit Awal Bross.

Sementara istri dan keluarganya yang berada di hotel tidak mengetahui kejadian tersebut.

"Klien kami langsung ditangani pihak rumah sakit. Dia pun langsung menjalani operasi sekira pukul 08.00 WIB hari itu juga.

Tangan dan kakinya pun mengalami cidera di bagian tulang," ujarnya.

Alwan menyebutkan, pihak keluarga baru mengetahui kalau Helmy dikeroyok sejumlah orang sekira pukul 07.00 WIB.

Setelah keluarga tahu, pihak kepolisian pun langsung mengejar pelaku.

"Sekali lagi kami sampaikan, bahwa tidak benar jika klien kami itu sempat ribut di salah satu tempat hiburan malam dan terjadi perkelahian sampai di luar.

Mohon dikonfirmasi dulu, jangan membangun opini yang negatif.

Apalagi rekaman CCTv yang seharusnya untuk kepentingan penyidik, malah dipublikasi ke medsos," tegas Alwan.(TribunBatam.id/Zabur Anjasfianto/Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved