Breaking News:

BATAM TERKINI

Kadisperindag Batam Ungkap Kendala Pembongkaran Pasar Induk Jodoh: Belum Semua Alat Turun

Pembongkaran Pasar Induk Jodoh Batam sesuai jadwal berlangsung selama 60 hari mulai 26 Agustus 2021.

tribunbatam.id/Argianto
Seorang anak kecil duduk beralaskan kasus saat alat berat dikerahkan untuk membongkar bangungan lama Pasar Induk Jodoh di Batam, Kamis (26/8/2021). Sejumlah tim gabungan yang tersiri dari TNI, Polisi, Satpol PP dan Ditpam BP Batam diturunkan dalam kegiatan ini 

Pasca berhentinya proses Clear and Clean Pasar Induk Jodoh lantaran masih berduka lantaran ada yang meninggal dunia, Disperindag diminta untuk melakukan sosialisasi kembali.

"Apapun ceritanya, Pasar Induk Jodoh mesti dibangun kembali.

Sehingga penduduk sekitar, bisa menggunakan Pasar itu," ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho saat berada di DPRD Kota Batam, Jumat (6/8/2021).

Baca juga: Pembangunan Pasar Induk Jodoh Berlanjut, Disperindag Batam Desain untuk 5 Lantai

Udin juga menegaskan dalam sosialisasi, pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Induk Jodoh harus lebih diprioritaskan.

Sehingga Disperindag dalam mendata harus berhati-hati.

"Prioritaskan mereka, jangan sampai orang yang mendapat yang diluar dari PKL Pasar Induk Jodoh," kata Udin.

Ia menambahkan Pemerintah Pusat tak akan kucurkan APBN apabila kondisi Pasar Induk Jodoh belum clear and clean.

Oleh sebab itu, Udin meminta masyarakat harus mengerti.

"Pasar Induk Jodoh ini membantu kita. Harus ada kesadaran warga dan sosialisasi pemerintah juga. Kalau pencairannya agak lambat, maklum kan lagi recofusing anggaran," katanya.

Apalagi, pasca penanganan Covid-19 pemerintah akan melakukan perbaikan ekonomi nasional sampai tingkat daerah.

Salah satunya bisa dilakukan lewat Pasar Induk Jodoh.

"Makanya pembangunannya harus segera di gesa," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Batam, Kamaluddin mendukung revitalisasi Pasar Induk Jodoh (PIJ) yang dilakukan Pemko Batam.

Ia berharap semua pihak mendukung upaya membangun ulang pasar rakyat tersebut.

Karena dengan adanya pasar induk akan memberikan banyak manfaat pada masyarakat.

Tak hanya soal sembako, tapi banyak dampak positif lainnya yang akan diterima masyarakat.

Baca juga: Bingung Makan Apa dan Tinggal di Mana, Puluhan Orang Bertahan di Gedung Tua Pasar Induk Jodoh Batam

"Dengan adanya pasar induk maka pemerintah akan mudah mengontrol kebutuhan sembako, menjaga inflasi, dan sebagainya.

Kemudian, jika pasar induk nanti sudah selesai maka pedagang yang saat ini berjualan di Tos 3000, Jodoh Boulevard, bisa berjualan di situ, sehingga tidak berjualan seperti sekarang.

Masyarakat yang nantinya berbelanja juga bisa lebih nyaman," ujar Anggota DPRD Batam, asal partai Nasdem ini.

Sebelum dibangun ulang lanjutnya tentu ada proses dan sudah dijalankan oleh Pemko Batam.

Mulai dari pendataan jumlah pedagang, memberikan tempat sementara bagi pedagang yang terdampak, hingga proses pembongkaran bangunan lama yang sudah tak layak dan sangat berbahaya jika ada yang menempatinya.

"Terkait masih adanya permintaan penundaan pembongkaran banguan lama dari warga yang tinggal di situ, coba kembali duduk bersama, agar tujuan bisa tercapai, hindari keributan," kata Kamal.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved