BATAM TERKINI
Kadisperindag Batam Ungkap Kendala Pembongkaran Pasar Induk Jodoh: Belum Semua Alat Turun
Pembongkaran Pasar Induk Jodoh Batam sesuai jadwal berlangsung selama 60 hari mulai 26 Agustus 2021.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Terkait hal itu, Gustian Riau menjelaskan jika hal tersebut bukan sengaja dihentikan.
Namun dikarenakan cuaca dalam beberapa hari ini menjadi faktor penghambat.
Baca juga: Anak Kecil Duduk Termenung saat Gedung Tua Pasar Induk Jodoh di Batam Dibongkar
Baca juga: Gedung Tua Sudah Kosong, Pemko Batam Kerahkan 4 Alat Berat Bongkar Pasar Induk Jodoh
Selain itu, bangunan yang masih tersisa itu cukup sulit untuk diruntuhkan.
Untuk itu, diperlukan waktu untuk merobohkannya.
"Sejauh ini pemerintah maupun masyarakat sudah sangat mendukung agar proses pembangunan segera dijalankan.
Namun, yang jadi kendala sekarang adalah, cuaca akhir-akhir ini tidak kondusif," ujarnya.
Selain itu, beberapa bangunan yang saat ini masih berdiri, itu karena bangunan tersebut besinya lebih besar.
Perlu waktu lagi untuk bisa meruntuhkannya.
"Kalau dipaksakan, nanti malah alat beratnya juga yang rusak.
Karena bangunannya sangat kuat.
Nah, itu yang jadi hambatan sekarang. Tetapi kami mau mengupayakan kalau bisa secepatnya,” jelas Gustian kepada awak media.
Terkait Pasar Induk Jodoh yang baru nantinya seperti yang disebut Kadisperindag sebelumnya, akan dijadikan Central atau pusat logistik bagi semua pasar di Kota Batam.
Ia mengaku kuota pedagang berdasarkan data yang telah dihimpun pihaknya, berjumlah 1.808 pedagang yang akan beroperasi di Pasar Induk lima lantai tersebut.
DPRD Batam Soal Pasar Induk Jodoh
DPRD Batam meminta agar Pasar Induk Jodoh harus dibangun kembali demi mendongkrak perekonomian Kota Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2608pasar-induk-dibongkar.jpg)