Breaking News:

Wanita di Anambas Posting Ujaran Kebencian Dipicu Sakit Hati, Begini Akhirnya

H wanita di Anambas berstatus tersangka. Ia mengunggah ujaran kebencian di medsos terhadap AH.Tak terima, AH lapor polisi.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Wanita di Anambas Posting Ujaran Kebencian Dipicu Sakit Hati, Begini Akhirnya. Foto Kacabjari Natuna di Tarempa melakukan restoratif justice (RJ) kepada tersangka dan korban dalam kegiatan tahap 2 perkara penghinaan dan pencemaran nama baik 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Seorang wanita di Kabupaten Kepulauan Anambas berurusan dengan hukum.

Itu setelah wanita itu mengunggah ujaran kebencian di media sosial facebooknya.

Kini wanita berinisial H itu telah berstatus tersangka. Ia melakukan penghinaan secara pribadi kepada korban inisial AH di media sosial.

Tak terima dengan itu, korban melapor ke polisi. Kini kasusnya sudah bergulir di Kejaksaan.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Roy Huffington Harahap menerangkan kronologi perkara.

Baca juga: Kasus Ujaran Kebencian yang Dilakukan Petinggi KAMMI Dilimpahkan, Satu Tersangka Warga Batam

Baca juga: Bagikan Video Diduga Unsur SARA, Ditreskrimsus Polda Kepri Tetapkan 1 Tersangka Ujaran Kebencian

"Kronologinya tersangka H merasa sakit hati kepada korban AH karena masalah politik.

Lalu tersangka menulis postingan di akun media sosial miliknya yang berisi kata-kata menghina dan mencemarkan nama baik korban.

Karena merasa tercemar, korban melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian," ucap Roy Huffington Harahap, pada Selasa (14/9/2021).

Sementara itu, dari pihak Kejaksaan menawarkan upaya perdamaian dalam perkara ini dan ditanggapi positif bagi pelaku maupun korbannya.

Pengacara korban, Lionardo mengatakan, sebelum dilakukan keadilan Restoratif Justice (RJ), dilakukan upaya mendekatkan diri melalui persuasif antara tersangka dan korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved