Dokter Campur Sperma ke Makanan Korbannya Ternyata Alami Kelainan Jiwa
Kondisi kejiwaan dokter yang mencampur sperma ke makanan korbannya diketahui dari hasil pemeriksaan rumah sakit di Semarang.
"Tersangka diperiksa oleh tim yang terdiri psikolog, psikiater serta beberapa dokter lain.
Hasilnya, dia dinyatakan mengidap kelainan kejiwaan," jelas Iqbal dalam keterangan pers seperti dilansir Kompas.com, Jumat (17/9/2021).
Iqbal menjelaskan, tersangka diketahui mengalami kelainan jiwa akibat trauma psikologis saat masih kecil dan hidup di lingkungan keluarga yang kurang harmonis.
"Sehingga tersangka melampiaskan melalui nonton tayangan pornografi dan memperoleh kepuasan karena itu," tambah Kabid Humas Polda Jawa Tengah.
Kendati demikian, kondisi kejiwaan tersangka tidak terlalu berdampak pada aktivitas normal dalam kesehariannya sehingga proses hukum tetap berlanjut.
Menurut Iqbal, tim penyidik telah memenuhi persyaratan pemeriksaan kejiwaan tersangka dan melimpahkan berkas penyidikannya ke Kejaksaan Negeri Semarang.
"Keterangan dokter tentang kondisi kejiwaan itu yang beberapa waktu lalu diminta oleh tim kejaksaan.
Rabu kemarin, berkas sudah kami limpahkan kembali ke Kejari," ujar Iqbal.
Baca juga: Nasib Oknum Dokter Nakal Diputus Besok, JPU Kejari Batam Tuntut 14 Bulan Penjara
Baca juga: Detik-detik Danang DA Melamar Dokter Muda dan Berbakat, Ibunda Ikut Deg-degan
Iqbal menerangkan ada enam tahapan yang harus dilalui apabila pelaku tindak pidana dinyatakan gangguan jiwa.
Antara lain tahapan kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dikembalikan kejaksaan, lapas, dan proses persidangan.
KASUS Dokter Nakal di Batam
Kasus dokter 'nakal' tak hanya terjadi di Semarang saja.
Di Batam, oknum dokter nakal juga menjalani proses hukum.
Dimasanders dinyatakan melanggar pasal 294 ayat (2) ke-2 KUH Pidana. Ia terbukti bersalah melakukan tindakan asusila terhadap VS, korban, saat sedang bertugas di salah satu klinik kawasan KDA, Kota Batam.
Sebagaimana diketahui, perkara ini sempat menjadi sorotan publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hal-yang-harus-dilakukan-ketika-alami-pelecehan-seksual.jpg)