Cara Membedakan Sinusitis dan Covid-19, Gejala Mirip, Apa yang Harus Dilakukan?
Meski berbeda gejala sinusitis ada yang mirip dengan Covid-19, yaitu hidung tersumbat, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kelelahan
TRIBUNBATAM.id - Meski sekilas sama sebenarnya banyak perbedaan gejala sinusitis dengan Covid-19.
Hidung tersumbat, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, demam dan kelelahan adalah gejala sinusitis yang mirip dengan Covid-19.
Gejala sinusitis terjadi saat kuman atau bakteri berkembang biak dan menyebabkan infeksi.
Sebagian efek sinus hilang dalam beberapa hari, dan tidak dalam jangka waktu yang lama.
Sedangkan Covid-19 jauh lebih serius dan dapat dialami dalam jangka waktu lebih lama.
Penderita harus melakukan isolasi hingga keadaan sudah baik dan segera lakukan vaksinasi.
Baca juga: Hati-hati Sinusitis! Begini Cara Mengobatinya Pakai Bahan Alami
Baca juga: Beda dengan Flu Biasa, Kenali Penyebab dan Gejala Sinusitis
Adapun gejala sinusitis yang berbeda dengan gejala Covid-19, di antaranya:
- Nyeri di sekitar pipi bagian atas, dahi, atau bagian dalam mata
- Tetesan postnasal
- Sakit gigi
- Bau mulut
- Berkurangnya indera penciuman
- Drainase hidung berbeda warna
Nyeri dan tetesan postnasal dinilai menjadi indikator yang baik dari infeksi sinus.
Gejala tersebut biasanya terjadi bersamaan dengan gejala sinusitis lain, seperti pilek atau hidung tersumbat.
Adapun gejala Covid-19 yang berbeda dengan gejala sinusitis, yaitu:
- Sesak napas
- Sakit dan nyeri pada tubuh
- Terdapat gejala pencernaan seperti mual, muntah dan diare
- Hilangnya indera penciuman dan perasa
Baca juga: Penyebab dan Gejala Sinusitis, Apa Bedanya dengan Pilek? Perokok dan Perenang Rentan Alami
Baca juga: Gejala Covid-19 Setelah Divaksin, Tetap Waspada Virus Corona Tetap Mengintai
Berkurangnya indera penciuman atau pilek pada gejala sinusitis dapat terjadi lebih dari 60 persen.
Dikutip dari Tribunnews, pada gejala Covid-19, hilangnya indera penciuman dan perasa hampir keseluruhan.
Gejala tersebut dapat terjadi tidak selalu diawali dengan hidung tersumbat.
Penelitian yang dilakukan menemukan, hilangnya indera penciuman dan perasa dari gejala Covid-19 terjadi sekitar 9 hari.
Penderita akan dapat kembali mencium dalam 28 hari.
Gejala Covid-19, berdasarkan penelitian dari Universitas California Selatan
1. Demam
Gejala demam ini dapat memburuk dari waktu ke waktu.
2. Batuk dan nyeri pada otot
Biasanya, batuk menjadi gejala pertama pada flu musiman.
Namun, batuk menjadi gejala kedua yang dirasakan pada penderita Covid-19.
Baca juga: 7 Buah yang Bagus untuk Atasi Radang Tenggorokan Gejala Covid-19
Baca juga: Sekilas Mirip Ini Beda Pilek dengan Gejala Covid-19
3. Mual atau muntah
Menurut Dr. Robert Glatter dari Lenox Hill Hospital, timbulnya gejala seperti mual atau muntah setelah mengalami demam dan batuk menjadi pertanda seseorang menderita Covid-19.
4. Diare
Diare menjadi gejala yang dapat dirasakan oleh penderita Covid-19, dapat juga bersamaan dengan gejala mual atau muntah.
Menurut Joseph Larsen, kandidat doktor USC Dornsife, setiap penyakit berkembang dengan cara yang berbeda, baik itu penyakit Covid-19 atau penyakit lain, dan membuat penderita menentukan pengobatan terbaik mereka.
Cara lain membedakan gejala sinusitis dengan Covid-19
1. Gejala pertama kali muncul
Gejala sinusitis seringkali dirasakan secara tiba-tiba.
Biasanya dirasakan setelah mengalami pilek atau flu.
Jika gejalanya terus berkembang, kemungkinan seseorang terkena sinusitis.
Gejala sinusitis bisa dialami saat alergi atau iritasi, seperti terkena serbuk sari, bulu hewan atau asap rokok.
Sementara gejala Covid-19 biasanya dirasakan bertahap antara 2 hingga 14 hari setelah terpapar SARS-CoV-2.
2. Lamanya gejala berlangsung
Biasanya, gejala sinusitis akan sembuh dalam waktu 2-3 pekan.
Sementara gejala Covid-19 berlangsung 1-2 pekan, tergantung tingkat keparahan dan kondisi kesehatan.
Sebuah penelitian pada tahun 2020 mensurvei sebanyak 270 pasien rawat jalan dengan sakit Covid-19.
Sebanyak 175 orang atau 65 persen melaporkan kesembuhan mereka sekitar 7 hari setelah menderita Covid-19.
Gejala batuk dan hilangnya indera penciuman biasanya masih dirasakan sementara setelah dinyatakan sembuh.
Baca juga: Ini 5 Perbedaan Gejala Covid-19 Bagi yang Sudah Vaksin dan Belum, Cepat Sembuh
Beberapa orang mungkin menderita Covid-19 dengan gejala yang dirasakan selama beberapa pekan atau beberapa bulan setelah terinfeksi virus.
3. Tingkatan parahnya gejala yang dirasakan
Sebagian besar gejala sinusitis hilang dengan sendirinya tanpa gejala atau komplikasi yang parah.
Jika gejala sinusitis disebabkan oleh bakteri, Anda dapat menggunakan antibiotik.
Sementara itu, kasus Covid-19 terjadi dengan tingkat ringan atau sedang.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan 20 persen orang dengan Covid-19 mengalami penyakit parah atau kritis.
Lansia dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit serius.
Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
Sinusitis
Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi pada sinus dapat menyebar keluar rongga sinus dan menyebabkan gejala yang lebih lama dirasakan.
Anda dapat berkonsultasi dengan dokter apabila mengalami sakit kepala parah atau mengalami hidung tersumbat dalam kurun waktu beberapa minggu atau lebih.
Baca juga: 21 Gejala Covid-19 pada Orang yang Sudah 2 Kali Divaksin
Covid-19
Apabila mengalami gejala Covid-19, segera lakukan tes Covid-19.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa gejala yang dialami disebabkan oleh Covid-19 dan bukan penyakit lain.
Dapat juga dengan berkonsultasi kepada dokter.
Keluarnya hasil tes Covid-19 pada tiap rumah sakit berbeda-beda, pastikan Anda bertanya kapan dapat mengetahui hasil tes tersebut.
Selama menunggu hasil tes, pastikan Anda untuk tetap berada di rumah agar penyebaran virus tidak meluas.
Kapan waktu yang tepat untuk ke dokter?
Apabbila Anda mengalami gejala sinusitis atau Covid-19 dan tidak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter.
Segera untuk mencari pertolongan apabila mengalami gejala parah seperti:
- Sulit untuk bernapas
- Nyeri pada bagian dada
- Kulit, bibir, atau kuku yang berwarna biru atau abu-abu
- Hilangnya keseimbangan pada tubuh
- Sulit untuk bangun
- Merasa kebingungan
Baca juga: Cara Mengatasi Sesak Napas secara Alami, Bisa Dicoba saat Gejala Covid-19 Muncul
Perawatan apa yang akan diterima?
Sinusitis
Ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan di rumah, antara lain:
- Beristirahat dengan cukup
- Minum banyak air putih untuk mengurangi lendir
- Mengkompres bagian hidung atau dahi
- Berdiri di kamar mandi (untuk mengurangi tekanan udara yang dihirup)
- Menggunakan pencuci hidung
- Minum obat bebas (OTC) untuk mengurangi demam dan hidung tersumbat
Baca juga: Gejala Covid-19 Varian Delta, Badan Terasa Sehat padahal Paru-paru Penuh Virus
Covid-19
Gejala ringan pada Covid-19 dapat ditangani di rumah dengan istirahat cukup, minum banyak air putih, dan minum obat bebas (OTC).
Namun, kasus Covid-19 yang lebih serius pelru dirawat di rumah sakit.
Berikut beberapa perawatan yang dilakukan di rumah sakit:
- Menggunakan oksigen tambahan
- Minum obat antivirus redemsivir
- Minum obat steroid deksametason
- Dengan antibodi monoklonal anti-SARS-CoV-2
- Plasma konvalesen
- Menggunakan ventilasi mekanik
Baca juga: Gejala Covid-19 yang Tak Biasa, Segera Cari Perawatan Medis Darurat jika Alami Tanda-tanda Ini
Apa yang dilakukan setelah adanya diagnosis?
Sinusitis
Dapat dengan menerapkan beberapa perawatan di rumah seperti penjelasan di atas.
Perlu beberapa waktu atau sekitar beberapa minggu agar keadaan membaik.
Konsultasi dengan dokter apabila keadaan tidak membaik setelah 10 hari.
Dapat juga dengan menggunakan antibiotik untuk mengobati infeksi pada sinus Anda.
Covid-19
- Melakukan isolasi mandiri
- Mencari tahu gejala yang dialami selama Covid-19
- Melakukan perawatan di rumah untuk pemulihan
- Menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan, menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin, dan membersihkan benda-benda yang sering disentuh
- Hubungi orang lain apabila Anda sedang berada di dekat orang lain dites positif Covid-19.
Baca juga: Pasien Corona di Batam Sudah 5.492 Kasus, Mayoritas Pasien dengan Gejala Covid-19
Anda dapat berada di sekitar orang lain apabila:
- Sudah 10 hari dari hasil tes positif
- Sudah tidak mengalami demam atau menggunakan obat penurunan demam seperti acetaminophen (Tylenol) dan ibuprofen (Advil, Motrin) selama 24 jam
- Kedaan tubuh sudah membaik
.
.
.
(*/ TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-sinusitis1.jpg)