Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

6 Wilayah di Tanjung Pinang Rawan Demam Berdarah, Berikut Cara Mencegah DBD

Berikut cara mencegah penyakit demam berdarah dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Kolase Tribun Style
Enam wilayah di Tanjungpinang, Kepri rawan kasus demam berdarah. Foto ilustrasi demam berdarah. 

Menurutnya Fogging bukan solusi yang tepat dalam mencegah DBD. Pasalnya, Fogging adalah tindakan pengendalian nyamuk Aedes Dewasa.

"Fogging bersifat toxic, resiko keracunan pada hewan ternak atau manusia dapat terjdi. Untuk itu upaya yang tepat menangani penyakit ini ialah dengan menerapkan 4M, menutup, menguras, mendaur ulang dan memeriksa tempat penampungan air 1 minggu sekali.

Ini merupakan pencegahan yang paling utama, efisien dan murah dalam mengendalikan penyebaran penyakit DBD," pungkasnya.

Demam Berdarah di Linggga

Sementara di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Puskesmas Lanjut sebelumnya menangani 4 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Singkep Pesisir sejak Januari tahun 2021.

Baca juga: 174 Warga Batam Kena Demam Berdarah Dengue (DBD) Sepanjang 2021

Baca juga: Warga Tiban Palem Cegah Demam Berdarah, Kompak Fogging dan Gotong Royong

Diketahui sebelumnya, tercatat hingga saat ini ditemukan sebanyak 15 kasus demam berdarah di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri mulai Januari hingga September tahun ini.

Adapun wilayah yang tercatat dalam penanganan kasus DBD.

Di antaranya Kecamatan Singkep, Kecamatan Lingga, Kecamatan Selayar dan Kecamatan Singkep Pesisir.

Kecamatan Singkep Pesisir ditemukan sebanyak 4 kasus yang ditangani Petugas Kesehatan Puskemas Lanjut sejak Januari 2021.

Hal itu dikarenakan sebelumnya, penemuan kasus itu akibat hujan yang melanda wilayah Singkep sehingga terjadi genangan air dan memicu perkembang biakan nyamuk Aedes aegypti.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved