Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

6 Wilayah di Tanjung Pinang Rawan Demam Berdarah, Berikut Cara Mencegah DBD

Berikut cara mencegah penyakit demam berdarah dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Kolase Tribun Style
Enam wilayah di Tanjungpinang, Kepri rawan kasus demam berdarah. Foto ilustrasi demam berdarah. 

TANJUNGPINANG , TRIBUNBATAM.id - Kasus Demam Berdarah di Tanjungpinang, Provinsi Kepri terbilang masih cukup tinggi.

Penyebarannya pun diketahui cukup luas di ibukota Provinsi Kepri ini.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Elfiani Sandri mengungkapkan setidaknya 43 kasus Demam Berdarah di Tanjungpinang.

Dari 43 kasus itu Kelurahan Tanjung Ayun Sakti penyumbang kasus terbanyak di Tanjungpinang.

Selain Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, ia juga menambahkan ada 6 wilayah rawan kasus DBD yaitu, Pinang Kencana, Kelurahan Batu IX, Kelurahan Air Raja, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kelurahan Sei Jang dan Kelurahan Tanjungpinang Barat.

"Daerah tersebut merupakan daerah rawan kasus DBD," ujarnya, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Kasus DBD di Lingga, 15 Warga Terjangkit Demam Berdarah Dengue hingga September 2021

Baca juga: Demam Berdarah Renggut Nyawa Balita di Karimun

Ia menjelaskan, kasus DBD dapat menular melalui beberapa sebab.

Yang pertama Horizontal, yaitu: nyamuk Aides yang menggigit orang yang sakit DBD kemudian menggigit orang yang sehat setelah melalui proses instrisik virus di dalam tubuh nyamuk.

Kemudian yang kedua Vertikal, yaitu terjadinya proses Transovarian pada nyamuk dewasa yang sudah memiliki virus denggue di dalam tubuhnya yang diturunkan langsung ke keturunannya.

"Pada proses ini anak nyamuk Aedes sudah membawa virus denggue di dalam tubuhnya dan langsung dapat menularkan ke orang yang sehat," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved