Rabu, 3 Juni 2026

HUT ke-19 Provinsi Kepri, Ini Harapan Warga dan Anggota Dewan Soal Tes Antigen

Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin berharap di HUT ke-19 Provinsi Kepri, biaya rapid test antigen keluar masuk pulau masih di Kepri dapat digratiskan

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
HUT ke-19 Provinsi Kepri, Ini Harapan Warga dan Anggota Dewan Soal Tes Antigen. Foto Anggota DPRD Kepri Wahyu Wahyudin SE 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini sudah berusia 19 tahun.

Di usia yang kian bertambah, ada harapan Kepri juga semakin baik di masa yang akan datang.

Terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan penanganan covid-19.

Terkait covid-19, kebijakan penerapan antigen di Pelabuhan Domestik Punggur dan beberapa pelabuhan lain pun tidak sedikit menimbulkan pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat.

Pasalnya di tengah melemahnya ekonomi masyarakat karena covid-19, warga dibebankan biaya antigen sebesar Rp 80.000 hingga Rp 85.000 setiap kali melaksanakan aktivitas ke luar pulau seperti Batam-Tanjungpinang dan sebaliknya.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Wahyu Wahyudin mengatakan, penerapan wajib antigen ketika ke luar pulau Batam sangat baik.

"Namun alangkah baiknya masyarakat tidak dibebankan dengan biaya tes antigen setiap keluar pulau saat melalui pelabuhan domestik Punggur dan beberapa pelabuhan domestik lainnya," ujar Wahyu Wahyudin, Sabtu (25/9/2021) pagi.

Baca juga: Peringatan Hari Jadi Kepri ke-19, Ini Sederet Kegiatan yang Digelar Pemprov

Baca juga: HUT ke-19 Provinsi Kepri, Walikota Batam : Jadikan Momentum Kebangkitan Ekonomi

Menurut Wahyu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad harus berani mengambil kebijakan menggratiskan antigen atau meniadakan antigen untuk syarat perjalanan Tanjungpinang-Batam ataupun di beberapa perjalanan domestik lainnya.

"Masyarakat sangat diberatkan akan hal ini. Mereka harus mengeluarkan biaya lebih untuk sekali perjalanan. Sementara kita ketahui Vaksinasi sudah melebihi angka 70 persen,” ungkap Wahyu.

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kepri, Wahyu berharap kebijakan penerapan tes antigen dapat digratiskan atau ditiadakan.

“Dengan Hari Jadi Kepri ke-19, saya berharap kebijakan test antigen berbayar tujuan Batam-Tanjungpinang dan sebaliknya dapat digratiskan,” ujarnya.

Ia berharap ke depan Kepri lebih baik, sejahtera, sehat dan dijauhkan dari pandemi Covid-19 ini.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh salah satu warga Batam bernama Rano (33). Ia berharap kepada pemerintah agar harga rapid test Antigen bisa ditiadakan, karena dengan uang Rp 85.000 bisa ia gunakan untuk keperluan penting lainnya.

"Tepat dengan Hari Jadi Kepri ke -19 ini, semoga pemerintah makin peduli dengan rakyat kecil seperti kami ini. Dan tidak muncul lagi biaya-biaya tak terduga dari pemerintah untuk rakyat kecil lagi," harap Rano.

(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved