Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

Hadapi Musim Utara, Disperindagkop Anambas Minta Pedagang Tak Naikkan Tinggi Harga

Mendekati musim utara, Disperindagkop Anambas mengaku biasanya memanggil pedagang. Mereka diminta tak menaikkan harga barang terlalu tinggi

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Rahma Tika
Hadapi Musim Utara, Disperindagkop Anambas Minta Pedagang Tak Naikkan Tinggi Harga. Foto ilustrasi sayur mayur dan kebutuhan dapur lainnya 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Dinas Koperasi Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kepulauan Anambas menyebut harga bahan pokok di pasaran saat ini masih stabil.

Begitu juga, untuk ketersediaan barang atau bahan pokok masih mencukupi.

Mengantisipasi terjadinya musim Utara, Kepala Disperindagkop, Usman sudah melakukan koordinasi kepada setiap pedagang yang ada di Kepulauan Anambas.

"Biasanya pedagang atau toke besar itu kami panggil ke kantor atau kita surati," ucap Kepala Disperindagkop Anambas, Usman, pada Minggu (26/9/2021).

Salah satu hal yang disampaikan, yakni pedagang tidak boleh menaikkan harga barang terlalu tinggi.

"Dan antisipasi yang harus disiapkan adalah pedagang harus menyiapkan bahan pokok jika terjadi cuaca ekstrem dan kapal tidak bisa masuk," ujarnya.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadinya penimbunan barang.

Baca juga: Dampak Musim Utara di Anambas, Transportasi Laut Terpaksa Tunda Keberangkatan

Baca juga: Musim Utara di Anambas Ancam Periuk Nasi Nelayan Tradisional, Ikan Banyak, Angin Tak Tahan

"Sejauh ini kami tidak pernah menemukan adanya penimbunan barang oleh pedagang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Kepulauan Anambas, Dahlia Harisa menjelaskan, situasi pasar terkini dalam menghadapi cuaca ekstrem beberapa bulan ke depan. Biasanya ini terjadi pada akhir tahun hingga awal tahun.

"Kita selalu memantau hasil pertanian, pembinaan para petani dalam cuaca ekstrem ini untuk mendistribusikan hasil pertanian ke pasar dengan harga yang telah ditentukan," jelas Dahlia Harisa.

Dahlia membenarkan melihat kondisi Anambas, biasanya memasuki musim Utara akan terjadi kenaikan beberapa bahan pokok. Penyebabnya karena cuaca ekstrem yang berimbas pada gagal panen atau kapal pengangkut barang yang terlambat masuk.

"Setiap 10 hari, 3 kali dalam sebulan kita akan menyurvei ke pasar terkait masalah harga dan mendengarkan keluhan pedagang," sebutnya.

(Tribunbatam.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Anambas

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved