Breaking News:

CORONA KEPRI

Sempat Dihapus, Tes Antigen Kembali Jadi Syarat Perjalanan Jalur Laut ke Lingga

Bupati Lingga M Nizar merevisi syarat bepergian bagi PPDN ke Lingga lewat jalur laut. Tes antigen yang sempat dihapus, kini diberlakukan lagi

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Febriyuanda
Sempat Dihapus, Tes Antigen Kembali Jadi Syarat Perjalanan Jalur Laut ke Lingga. Foto penumpang saat masuk ke Lingga melakukan validasi syarat PPDN ke KKP Pelabuhan Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga beberapa waktu lalu 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Tes swab antigen kembali menjadi salah satu syarat bepergian bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri atau PPDN di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Sebelumnya Bupati Lingga, Muhammad Nizar sempat mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat. Dalam surat itu, tidak ada syarat pemberlakuan tes antigen bagi PPDN yang bepergian dengan transportasi laut.

Hal itu menjadi sorotan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan meminta Bupati Lingga untuk meninjau ulang.

Menindaklanjuti arahan Gubernur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga kembali menerbitkan ketentuan syarat perjalanan.

Aturan ini selaras dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali hingga 4 Oktober 2021 mendatang.

Sekretaris Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga Oktanius Wirsal mengatakan, hal ini sesuai dengan surat Gubernur Kepri tertanggal 27 September 2021.

Ia lalu menjelaskan mengenai revisi ketentuan PPDN Kabupaten Lingga dan hasil rapat Satgas Covid-19 Provinsi Kepri.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Singkep Selatan Masih Rendah, Dinkes Lingga Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Seluruh Puskesmas di Lingga Serentak Gelar Vaksinasi Covid-19 kepada Ibu Hamil

"Mulai hari ini hingga 4 Oktober, antigen sebagai syarat keberangkatan diberlakukan lagi," kata Okta kepada TribunBatam.id, Selasa (28/9/2021).

Okta menjelaskan, Pemkab Lingga mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 43 dan 44 tahun 2021, tentang PPKM hingga 4 Oktober.

"Saat ini Kepri masih level 3, jadi targetnya kita harus turun level dulu. Kemarin Pak Bupati mengeluarkan surat himbauan soal penghapusan antigen, namun kita belum menerima Inmendagri tersebut.

Jadi kita lakukan evaluasi satu minggu, ternyata masih ada penyebaran covid juga," jelas Okta.

Okta pun mengungkapkan, bahwa Bupati Lingga sendiri sangat berat hati untuk kembali memberlakukan antigen sebagai syarat keberangkatan atau PPDN.

Hal itu sebagai bentuk bantuan Muhammad Nizar, untuk meringankan beban masyarakat saat melakukan perjalanan.

"Namun dikarenakan masih ada penyebaran dan masyarakat mulai turun tingkat kewaspadaan terhadap covid, terpaksa beliau mau tidak mau mengeluarkan surat edaran pemberlakuan antigen," tutur Okta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved